- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Satgas Gabungan TNI Sita 24.400 Bungkus Rokok Ilegal di Cianjur, 5 Pelaku Diamankan

Keterangan Gambar : Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav Yerry Bagus Merdiyanto saat menunjukkan puluhan ribu rokok ilegal hasil sitaan Satgas Gabungan TNI, Jumat (28/2/2025).
Pinusnews.id - Satuan Tugas (Satgas) Gabungan TNI, terdiri dari Bais TNI, Tim Intel 061/SK dan Unit Intel Kodim 0608/Cianjur berhasil menyita 24.400 bungkus rokok ilegal di Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jum’at (28/2/2025).
Selain rokok ilegal, juga ikut diamankan lima orang penjual rokok ilegal, yakni MG (34), D (28), SN (27), SL (27) dan U (35).
Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav Yerry Bagus Merdiyanto mengatakan, penyitaan ribuan bungkus rokok ilegal merupakan kerja sama antara Kodim Cianjur, Bais TNI, dan intel Korem 061/Surya Kencana.
Baca Lainnya :
- UMK 2021 di Cianjur tak Naik, Ini Penyebabnya
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
- UMK 2021 Tak Naik, Ribuan Buruh di Cianjur Unjuk Rasa
- Sebanyak 7.978 Personel Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Jabar
Penyitaan rokok ilegal tersebut berawal dari kecurigaan tim intel terkait dengan adanya mobil yang terparkir di Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, menuju ke salah satu pondok pesantren (ponpes) di sekitar desa itu.
Setelah dilakukan pendalaman ditemukan beberapa bungkus rokok ilegal siap edar bersama pelaku penjualnya. Kemudian, pelaku yang diamankan menunjukkan lokasi gudang penyimpanan rokok ilegal.
“Sebanyak 5 orang kami amankan berikut barang bukti rokok ilegal sebanyak 122 bal atau 2.440 slop atau 24.400 bungkus atau 488.000 batang,” kata Dandim di Makodim 0608/Cianjur.
Berdasarkan keterangan, lima orang tersebut mengaku sudah beroperasi dari bulan November dengan meraup keuntungan Rp20 juta hingga Rp30 juta/bulan. Dari hasil perhitungan, kerugian negara yang ditimbulkan sekitar Rp364 juta.
Ke 5 pelaku mengaku mendapatkan barang dari luar provinsi. “Dari pengakuannya, mereka mendapatkan barang dari Malang, Jawa Timur,” ujar Dandim seraya menyebutkan, ke 5 pelaku berikut barang bukti akan diserahkan kepada Bea Cukai Bogor.
Dandim juga menegaskan, TNI menyatakan perang dengan barang ilegal. “Sesuai dengan instruksi dari Bapak Danrem dan Pangdam, kami menyatakan perang dengan barang ilegal,” tegasnya. (dens).











