- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- ASN Predator di Cianjur: BKPSDM Siap Pecat dan Potong Gaji, Tak Ada Ampun
- TNI Pacu Pengerjaan Jalan dan Rutilahu di Mekarmukti, Warga Antusias
Santai Ngopi Bareng PWI dan Diskominfo Cianjur, Kupas Tuntas Layanan Darurat 112 Bebas Pulsa

Keterangan Gambar : Ketua PWI Cianjur Mohamad Ikhsan dan Kepala Diskominfo Kabupaten Cianjur, Rahmat Hartono.
Pinusnews.id - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Mohamad Ikhsan, menggelar acara Coffee Morning pada Jumat pagi (28/11/2025). Kali ini, ditemani Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Cianjur, Rahmat Hartono, sebagai narasumber utama. Rahmat membagikan info menarik soal bagaimana layanan darurat 112 bisa membantu masyarakat Cianjur secara cepat dan praktis.
Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 memang lagi jadi perhatian banyak orang. Program prioritas dari Pemkab Cianjur ini dimaksudkan untuk mempercepat penanganan saat ada keadaan darurat. Dengan satu nomor, warga bisa langsung mendapat bantuan medis, evakuasi, atau penanganan kebencanaan tanpa harus pusing soal pulsa.
“Bayangkan, Cianjur ini area yang luas banget dan beragam kondisi yang bisa terjadi. Kalau ada orang sakit, melahirkan, atau kecelakaan, cukup tekan 112 tanpa pikir panjang soal biaya. Semua akan segera ditangani tanpa ribet,” jelas Rahmat dengan gayanya yang santai tapi informatif.
Baca Lainnya :
- PT. Bukit Naga Mas Punya Pasukan Pembuat Mesin untuk Kemajuan UMKM di Cianjur
- Cegah Kerumunan Massa, Dandim, Kapolres dan Ketua DPRD Cianjur Patroli Malam Pergantian Tahun
- Komunitas UMKM PT. Bukit Naga Mas Beri Bantuan ke Yayasan, Fakir Miskin dan Duafa
- Samsat Cianjur Tutup, 2 Januari 2021 DibukaÂ
- Plh. Sekda Cianjur Monitoring Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2021
Selama hampir dua bulan berjalan, layanan 112 ternyata makin dikenal. Diskominfo data bahwa panggilan ke nomor ini terus naik. Oktober kemarin, ada 117 panggilan, didominasi laporan soal evakuasi hewan liar seperti ular dan tawon. Nah, memasuki musim hujan di November, jenis laporan berubah, kini lebih banyak laporan pohon tumbang yang mengganggu jalur.
Rahmat juga menegaskan kalau petugas standby 24 jam. Jadi, kapan pun warga butuh pertolongan, tim siap merespons. “Fokus kami bukan cuma kesehatan, tapi juga kebakaran dan bencana lainnya. Semua gratis, jadi gak perlu khawatir soal biaya,” tambah Rahmat.
Agar lebih banyak yang tahu soal layanan ini, Diskominfo gencar menyebarkan info lewat baliho, spanduk, dan tentunya media sosial. Kampanye digital diharapkan membuat nomor 112 jadi nomor favorit saat darurat bagi semua warga Cianjur.
“Kalau nomor mudah diingat dan cepat dihubungi, tentu penanganan darurat juga akan lebih efisien. Jadi, kami terus dorong agar 112 melekat kuat di ingatan masyarakat,” ujar Rahmat.
Sesuai arahan Bupati Cianjur, respons cepat jadi prioritas utama. Operator 112 akan memilah laporan dengan cermat dan langsung menyalurkan bantuan ke instansi yang tepat, dari kepolisian sampai pemadam kebakaran.
Di akhir sesi, Rahmat tidak lupa mengapresiasi PWI Cianjur yang sudah membantu pemerintah luasin akses informasi ini. “Terima kasih PWI Cianjur, kerja bareng ini penting untuk memastikan masyarakat se-Cianjur tahu dan yakin kalau layanan 112 siap melayani kapan saja,” tutupnya dengan senyum penuh persahabatan. (dens).











