- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- ASN Predator di Cianjur: BKPSDM Siap Pecat dan Potong Gaji, Tak Ada Ampun
- TNI Pacu Pengerjaan Jalan dan Rutilahu di Mekarmukti, Warga Antusias
Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan

Keterangan Gambar : Satpolairud rutin berpatroli sekaligus memberikan imbauan kepada para nelayan untuk berhati-hati pada saat melaut.
Pinusnews.id - Kegiatan nelayan di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, mulai kembali normal setelah beberapa hari sempat berhenti melaut karena cuaca buruk. Sejumlah perahu terlihat meninggalkan dermaga menuju Samudra Hindia ketika kondisi perairan mulai membaik, menandakan rutinitas tangkap ikan perlahan kembali berjalan.
Meski demikian, aparat kepolisian perairan terus mengingatkan agar para nelayan tetap berhati-hati. Kasat Polairud Polres Cianjur, AKP Asep Machmud, mengatakan pihaknya rutin melakukan patroli dan memberikan imbauan sebelum nelayan berangkat.
"Nelayan diminta memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak, membawa alat keselamatan seperti pelampung, serta memantau perkembangan prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berlayar," ujarnya, Senin (27/7/2026).
Baca Lainnya :
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
- Tega-Teganya Ada Orang Membuang Bayi Perempuan
- Operasi Yustisi, Penyemprotan Desinfektan dan Pembagian Masker
- Dana Milyaran Jangan Semena-Mena Digunakan Kepala Desa
Peringatan itu bukan tanpa alasan. Perairan selatan Jawa, termasuk di sekitar Pantai Jayanti, dikenal memiliki ombak tinggi dan arus yang kuat. Kondisi seperti ini bisa berubah cepat, sehingga kewaspadaan menjadi kunci untuk mencegah kecelakaan di laut dan menjaga keselamatan para awak kapal.
Selain peralatan, kepatuhan terhadap informasi cuaca dinilai sangat penting. Menurut AKP Asep, walaupun sebagian besar wilayah sudah memasuki musim kemarau, BMKG masih mengingatkan adanya potensi perubahan cuaca lokal yang dapat memicu hujan, angin kencang, hingga peningkatan tinggi gelombang. Oleh karena itu, memantau prakiraan cuaca sebelum berlayar menjadi langkah sederhana namun krusial.
Para nelayan sendiri menyambut baik himbauan tersebut sambil perlahan kembali produktif. Dengan kondisi perairan yang mulai tenang, aktivitas mencari ikan di Samudra Hindia kembali dilakukan, namun para nelayan tampak lebih waspada dan memeriksa kelayakan kapal sebelum berangkat.
AKP Asep menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dibanding mengejar hasil tangkapan. "Kami mengimbau seluruh nelayan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca. Jika angin bertambah kencang, gelombang mulai meninggi, atau cuaca memburuk, sebaiknya segera kembali ke daratan dan jangan memaksakan diri tetap melaut," tegasnya.
Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap informasi cuaca, diharapkan aktivitas nelayan di Pantai Jayanti dapat kembali berjalan lancar, produktif, dan yang terpenting tetap aman dari potensi bahaya di tengah cuaca yang masih tidak menentu, demikian penutup harapan dari pihak berwenang. (dens).











