- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
Ruhli Solehudin: Bangunan 500 SD Tidak Layak, Jadi Pemicu Rendahnya IPM di Cianjur

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin mengatakan, ada 500 ruang kelas SD yang kondisinya rusak berat dan butuh perbaikan.
Ruhli mengatakan, dari sekian banyak ruang kelas SD yang kondisinya memprihatinkan, tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Cianjur.
"Iya benar, ada lebih 500 bangunan sekolah SD yang kondisinya tidak layak," kata Ruhli, Selasa (27/5/2025).
Baca Lainnya :
- Kapolda Jabar Bersama Pangdam III/Siliwangi Berkunjung ke Cianjur, Ada Apa?
- Petugas Perekaman Disdukcapil Cianjur Terjun ke Kecamatan dan Desa
- Inisiator Polsek Campaka, Berbagai Eleman Deklarasi Damai Pilkada 2020
- Rini Valentina, Penulis Mendunia Berkarya di Masa Pandemi Covid-19
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
Ruhli mengatakan, hal tersebut tentunya menjadi pemicu rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur.
"Banyaknya ruang kelas rusak tentunya menjadi sala satu faktor penyebab pada iindeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur," jelasnya.
Namun lanjut Ruhli, Disdikpora Cianjur saat ini, terus berupaya untuk memperbaikinya dengan skala prioritas.
"Mana dulu yang lebih diutamakan perbaikan karena menyangkut dengan anggaran," pungkasnya. (dens).











