- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Ruhli Solehudin: Bangunan 500 SD Tidak Layak, Jadi Pemicu Rendahnya IPM di Cianjur

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin mengatakan, ada 500 ruang kelas SD yang kondisinya rusak berat dan butuh perbaikan.
Ruhli mengatakan, dari sekian banyak ruang kelas SD yang kondisinya memprihatinkan, tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Cianjur.
"Iya benar, ada lebih 500 bangunan sekolah SD yang kondisinya tidak layak," kata Ruhli, Selasa (27/5/2025).
Baca Lainnya :
- Kapolda Jabar Bersama Pangdam III/Siliwangi Berkunjung ke Cianjur, Ada Apa?
- Petugas Perekaman Disdukcapil Cianjur Terjun ke Kecamatan dan Desa
- Inisiator Polsek Campaka, Berbagai Eleman Deklarasi Damai Pilkada 2020
- Rini Valentina, Penulis Mendunia Berkarya di Masa Pandemi Covid-19
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
Ruhli mengatakan, hal tersebut tentunya menjadi pemicu rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur.
"Banyaknya ruang kelas rusak tentunya menjadi sala satu faktor penyebab pada iindeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur," jelasnya.
Namun lanjut Ruhli, Disdikpora Cianjur saat ini, terus berupaya untuk memperbaikinya dengan skala prioritas.
"Mana dulu yang lebih diutamakan perbaikan karena menyangkut dengan anggaran," pungkasnya. (dens).











