- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Rokok dan Stunting: Ancaman Ganda bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Rokok menambah kompleksitas persoalan stunting yang sudah menjadi perhatian serius di bidang kesehatan. Hal ini sekaligus merupakan ancaman ganda bagi kesehatan ibu dan anak.
Paparan asap rokok tidak hanya membahayakan perokok aktif, tetapi juga lingkungan sekitar, terutama ibu hamil dan anak balita yang ikut menghirup zat berbahaya dalam asap tersebut.
Dampak paparan ini sangat serius, karena dapat mengganggu penyerapan gizi, melemahkan sistem imun tubuh, serta menghambat perkembangan janin dan pertumbuhan bayi. Akibatnya, risiko anak lahir dengan berat badan rendah dan mengalami stunting menjadi lebih besar.
Baca Lainnya :
- Samsat Cianjur Tutup, 2 Januari 2021 DibukaÂ
- Plh. Sekda Cianjur Monitoring Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2021
- Nah Ini Dia, Cianjur Terima Bantuan Keuangan dari Provinsi
- Covid-19 Makin Merajalela, KBM di Cianjur Terancam Ditunda
- Plt. Bupati Cianjur Berikan Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Selain efek langsung terhadap kesehatan, kebiasaan merokok juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi keluarga. Sebagian besar pengeluaran rumah tangga yang dialokasikan untuk membeli rokok justru mengurangi kemampuan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi.
Padahal pada masa kehamilan dan 1.000 hari pertama kehidupan anak, asupan gizi seimbang sangat penting untuk memastikan pertumbuhan optimal. Ketika konsumsi rokok mengalahkan pembelian protein hewani, buah, dan sayuran, risiko stunting jelas meningkat.
Data dari berbagai survei kesehatan menunjukkan korelasi yang kuat antara tingginya angka stunting dengan prevalensi perokok yang besar di suatu daerah. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting harus terintegrasi dengan kampanye pengendalian konsumsi rokok.
Edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya asap rokok terutama bagi ibu hamil dan anak, penegakan aturan pembatasan ruang merokok, serta peningkatan kesadaran akan dampak finansial dari kebiasaan merokok menjadi langkah penting yang harus digencarkan.
Langkah terpadu yang menyasar perbaikan gizi, peningkatan sanitasi, akses layanan kesehatan yang lebih baik, dan pengendalian konsumsi rokok merupakan kunci utama dalam menekan angka stunting.
Selain itu, perubahan perilaku keluarga dalam mengelola pola hidup sehat dan keuangan rumah tangga menjadi fondasi utama agar anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik. (Deden Sukmayadi).











