- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Rokok dan Stunting: Ancaman Ganda bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Rokok menambah kompleksitas persoalan stunting yang sudah menjadi perhatian serius di bidang kesehatan. Hal ini sekaligus merupakan ancaman ganda bagi kesehatan ibu dan anak.
Paparan asap rokok tidak hanya membahayakan perokok aktif, tetapi juga lingkungan sekitar, terutama ibu hamil dan anak balita yang ikut menghirup zat berbahaya dalam asap tersebut.
Dampak paparan ini sangat serius, karena dapat mengganggu penyerapan gizi, melemahkan sistem imun tubuh, serta menghambat perkembangan janin dan pertumbuhan bayi. Akibatnya, risiko anak lahir dengan berat badan rendah dan mengalami stunting menjadi lebih besar.
Baca Lainnya :
- Samsat Cianjur Tutup, 2 Januari 2021 DibukaÂ
- Plh. Sekda Cianjur Monitoring Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2021
- Nah Ini Dia, Cianjur Terima Bantuan Keuangan dari Provinsi
- Covid-19 Makin Merajalela, KBM di Cianjur Terancam Ditunda
- Plt. Bupati Cianjur Berikan Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Selain efek langsung terhadap kesehatan, kebiasaan merokok juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi keluarga. Sebagian besar pengeluaran rumah tangga yang dialokasikan untuk membeli rokok justru mengurangi kemampuan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi.
Padahal pada masa kehamilan dan 1.000 hari pertama kehidupan anak, asupan gizi seimbang sangat penting untuk memastikan pertumbuhan optimal. Ketika konsumsi rokok mengalahkan pembelian protein hewani, buah, dan sayuran, risiko stunting jelas meningkat.
Data dari berbagai survei kesehatan menunjukkan korelasi yang kuat antara tingginya angka stunting dengan prevalensi perokok yang besar di suatu daerah. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting harus terintegrasi dengan kampanye pengendalian konsumsi rokok.
Edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya asap rokok terutama bagi ibu hamil dan anak, penegakan aturan pembatasan ruang merokok, serta peningkatan kesadaran akan dampak finansial dari kebiasaan merokok menjadi langkah penting yang harus digencarkan.
Langkah terpadu yang menyasar perbaikan gizi, peningkatan sanitasi, akses layanan kesehatan yang lebih baik, dan pengendalian konsumsi rokok merupakan kunci utama dalam menekan angka stunting.
Selain itu, perubahan perilaku keluarga dalam mengelola pola hidup sehat dan keuangan rumah tangga menjadi fondasi utama agar anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik. (Deden Sukmayadi).











