- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Relokasi PKL Cipanas Tidak Sesuai Harapan, Komisi I DPRD Cianjur Lakukan Sidak

Keterangan Gambar : Anggota Komisi I DPRD Cianjur, Hendry Juanda, saat melakukan sidak ke tempat PKL di sepanjang jalan raya Kota Cipanas, Cianjur.
Pinusnews.id - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur, Hendry Juanda, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait relokasi pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan raya Cipanas pada Jumat 18 April 2025.
Sidak ini dilakukan menyusul adanya keluhan dari para pedagang terkait tempat relokasi yang dinilai tidak layak dan berpotensi merugikan mata pencaharian mereka.
Dalam sidaknya, Poltikus dari Partai Gerindra tersebut, Hendry menemukan bahwa tempat relokasi yang disediakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur bagi sekitar 80an pedagang kaki lima tersebut jauh dari harapan.
Baca Lainnya :
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
- Polres Cianjur Ringkus Pengedar Obat Terlarang
- Resmi, Forum Komunikasi Komite Sekolah Cianjur Gelar Deklarasi
Ia menilai lokasi relokasi tidak strategis dan kurang representatif untuk kegiatan berjualan, sehingga dikhawatirkan akan menurunkan omzet penjualan para pedagang secara signifikan.
"Relokasi ini tidak menyelesaikan masalah. Tempat yang disediakan ini jauh dari kata layak untuk berjualan. Bagaimana pedagang bisa mencari nafkah kalau tempatnya sepi dan tidak menarik bagi pembeli?" ujar Hendry Juanda di lokasi relokasi, Jumat 18 April.
Lebih lanjut, Hendrik mengungkapkan bahwa aspirasi dari para PKL menyebutkan bahwa tempat relokasi saat ini lebih pantas digunakan sebagai tempat penyimpanan gerobak dagangan, bukan sebagai lokasi berjualan yang produktif.
Ia pun berjanji akan menindaklanjuti keluhan ini dengan menyampaikan langsung kepada Bupati Cianjur, dr. Wahyu Ferdian.
"Saya menerima aspirasi dari para pedagang dan akan segera menyampaikan hal ini kepada Bapak Bupati. Kita harus mencari solusi yang adil dan tidak merugikan para PKL, karena mereka juga bagian dari masyarakat Cianjur yang perlu diperhatikan," tegas Hendry.
Diharapkan, dengan adanya sidak dan perhatian dari DPRD Cianjur ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menyediakan tempat relokasi yang lebih layak dan strategis bagi para pedagang kaki lima di kawasan Cipanas. (dens).











