- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Rahayat Raksa Raharja: Cianjur Rayakan HUT ke-349 dengan Karnaval Budaya dan Gema Syiar

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 yang berlangsung hampir dua bulan, dimulai 1 Juli hingga puncaknya pada 22 Agustus 2026. Mengusung tema "Rahayat Raksa Raharja", rangkaian acara ini dirancang untuk menegaskan komitmen pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta memperkuat identitas budaya dan keagamaan daerah.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menekankan bahwa perayaan tahun ini tidak dipusatkan pada satu hari saja. "Pelaksanaannya tidak hanya berfokus pada satu hari saja, tetapi dikemas dalam rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 1 Juli hingga puncaknya pada 22 Agustus 2026. Jadi masyarakat akan merasakan semarak HJC lebih panjang dan lebih merata di berbagai wilayah," ujar Bupati Wahyu kepada wartawan, Senin, 6 Juli 2026.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan pra-event yang diselenggarakan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan pra-event ini bertujuan menghadirkan partisipasi publik di tingkat kecamatan dan desa, sehingga semarak peringatan dapat dinikmati secara merata dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.
Baca Lainnya :
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
Agenda inti HJC meliputi ziarah ke Makam Cikundul dan upacara resmi Hari Jadi Cianjur di Lapang Cibalagung, Desa Kademangan, Kecamatan Mande. Selain itu, akan digelar rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan sejarah dan pemerintahan daerah yang terus berproses.
Puncak peringatan pada 22 Agustus 2026 dirancang lebih meriah dengan Karnaval Budaya yang menampilkan kendaraan hias khas Cianjur dari OPD, BUMD, BUMN, dan seluruh kecamatan. Pertunjukan seni tradisional dan atraksi budaya akan menjadi bagian penting untuk menampilkan kekayaan kultural daerah kepada publik dan pengunjung.
Selain aspek budaya, Pemkab Cianjur juga memperkuat dimensi religius melalui acara Gema Syiar yang mengusung semangat "Teger Dina Agama, Nanjeur Dina Budaya, Rahayat Raksa Raharja." Kegiatan ini diproyeksikan menjadi jembatan antara nilai spiritual dan kultural, memberi ruang untuk refleksi sekaligus perayaan.
Dalam rangkaian Gema Syiar, masyarakat akan disuguhkan penampilan musik religi dari Opick serta tausiah dari Dennis Lim yang dijadwalkan berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Cianjur. Menurut Bupati Wahyu, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
"Insyaallah, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat," jelas Bupati Cianjur.
Bupati Wahyu menegaskan bahwa peringatan HJC tahun ini menonjolkan identitas Cianjur sebagai daerah yang religius dan berbudaya, sekaligus mendorong optimisme dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
"Yang paling kami tonjolkan tahun ini adalah penegasan identitas Cianjur sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan terus bergerak membangun kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Bupati Wahyu juga menambahkan bahwa momentum HJC menjadi wadah kebersamaan untuk merawat budaya, memperkuat nilai keagamaan, dan menumbuhkan optimisme pembangunan Cianjur ke depan. (dens).











