- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
PWI Cianjur Bersama Yayasan Assuluk Insan Madani Gelar Test HIV dan Penyuluhan Kesehatan

Keterangan Gambar : PWI Cianjur, Yayasan Assuluk Insan Madani, dan Mahasiswa, menggelar acara Test HIV dan penyuluhan kesehatan, di Bale Pawarti PWI Cianjur.
Pinusnews.id - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, PWI Cianjur bersama Yayasan Assuluk Insan Madani menggelar acara kesehatan bertajuk "Berkah Ramadan: Sehatkan Diri, Bersihkan Hati" pada Minggu, 23 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan fisik dan mental melalui Tes HIV dan Penyuluhan Kesehatan.
Acara yang berlangsung di Gedung PWI Cianjur ini menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Dr.(C) Dian Hariani Salamen, S.Sos., M.Km., Direktur Klinik Ayudia Medika, dan Dr. Hj. Dede Supenti, S.H., M.Kn., Ketua Yayasan Assuluk Insan Madani.
Dalam paparannya, Dr. Dian Hariani Salamen mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus HIV di Kabupaten Cianjur. Menurutnya, tren kasus HIV masih tinggi, terutama di kalangan anak muda.
Baca Lainnya :
- Razia ke Karaoke, Polres Cianjur Amankan Enam Orang Pemakai Narkoba
- Material Longsoran Dibersihkan, Jalur Naringgul Cianjur Bisa Dilintasi
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
- Satpol PP Cianjur Amankan Pengedar Miras dan Obat Faftar GÂ
- Kabar Baik, Pjs Bupati Cianjur Usulkan UMK 2021 Naik 6,51 Persen
"Data yang saya terima menunjukkan bahwa banyak kasus HIV terjadi di Kabupaten Cianjur. Saya tertarik untuk datang ke sini karena melihat tren yang ada, terutama di kalangan pemuda-pemudi. Kita tidak ingin menghakimi siapa pun, tetapi yang terpenting adalah bagaimana menekan penyebaran HIV agar tidak semakin meluas," ujar Dian Hariani.
Ia menegaskan bahwa upaya penanggulangan HIV harus lebih menekankan pada pendekatan promotif dan preventif. Selain itu, stigma negatif terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) juga masih menjadi tantangan besar dalam penanganan kasus ini.
"HIV masih memiliki stigma negatif yang kuat, berbeda dengan penyakit lain. Padahal, yang perlu kita lakukan adalah edukasi dan pencegahan agar penularannya dapat ditekan. Selain itu, ada juga fenomena kawin kontrak yang sering kali menjadi faktor risiko penyebaran HIV," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Assuluk Insan Madani, Dr. Hj. Dede Supenti, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini.
"Terima kasih kepada PWI Kabupaten Cianjur, Yayasan Nurani Hati Peduli, serta para mahasiswa Cianjur yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran HIV," ujarnya.
Ketua PWI Kabupaten Cianjur, M. Ikhsan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional. Ia menegaskan bahwa PWI Cianjur akan terus mendukung kegiatan edukasi kesehatan seperti ini.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan Yayasan Assuluk Insan Madani terus berlanjut. Sosialisasi tentang bahaya HIV sangat penting, terutama bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat luas," kata Ikhsan.
Acara ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya HIV serta pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, terutama di momen refleksi Ramadan. (tim-dens).











