- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Program Nyah ka Indung Bentuk Nyata Kepedulian terhadap Orang Tua

Keterangan Gambar : Penulis artikel, Torik Imanurdin.
Penulis: Torik Imanurdin, S.Pd.,M.Pd. Anggota ICMI Orda Cianjur
Pinusnews.id - Program "Nyah ka Indung" yang digulirkan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), bukan sekadar kebijakan administratif melainkan wujud nyata perhatian dan kepedulian terhadap ibu dan orang tua lanjut usia.
Program ini menghadirkan konsep mulia: setiap pejabat pemerintah daerah menjadikan seorang ibu lansia di lingkungan tugasnya sebagai "ibu asuh." Mereka tidak hanya memberikan bantuan, tapi juga merawat, mengunjungi, dan menyayangi sebagaimana seorang anak kepada ibunya.
Baca Lainnya :
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
- Polres Cianjur Ringkus Pengedar Obat Terlarang
- Resmi, Forum Komunikasi Komite Sekolah Cianjur Gelar Deklarasi
- Ecky Bersama Tim Relawan Salurkan Bantuan Sembako dan Penyuluhan di Cianjur
- Ini Harapan Pjs Bupati Cianjur, Saat Menghadiri Konfercab HMI ke XIII
Lebih dari itu, dalam kebijakan lanjutan program ini, apabila ibu yang diasuh dalam kondisi sakit, maka pejabat tersebut diberi kelonggaran untuk bekerja dari rumah. Ini adalah terobosan kemanusiaan yang patut diapresiasi tinggi: negara hadir, bukan hanya sebagai pelayan publik, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menjaga.
Program ini juga secara simbolis dan strategis diluncurkan di Kabupaten Cianjur pada hari Jumat, 11 April 2025, yang juga bertepatan dengan hari ulang tahun Gubernur Kang Dedi Mulyadi.
Ribuan masyarakat Cianjur menyambut kedatangan KDM dengan antusiasme luar biasa bukan hanya karena acara peluncuran, tetapi karena hadirnya sosok pemimpin yang selama ini dirindukan: pemimpin yang mengerti rasa, memuliakan orang tua, dan membawa kebijakan yang menyentuh sisi paling manusiawi dari sebuah masyarakat.
Program "Nyah ka Indung" bukan hanya langkah administratif, tetapi revolusi budaya dalam birokrasi yang menempatkan kasih sayang dan penghormatan kepada orang tua sebagai bagian dari sistem pelayanan publik. (Torik Imanurdin).











