- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Program Nyaah Ka Indung di Cianjur, Dedi Mulyadi: Membangun Jawa Barat dengan Penuh Cinta

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dalam Kegiatan launching program " Cianjur Nyaah KA Indung, di Taman Pancaniti, Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat, 11 April 2025.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada kegiatan Launching Program “Cianjur Nyaah Ka Indung” (Cianjur Sayang Ibu), bertempat di taman Pancaniti, Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat, 11 April 2025.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, karena dengan adanya program "Nyaah Ka Indung" ini sangat membantu dan bermanfaat, untuk warga Cianjur terutama bagi warga yang tidak mampu.
"Program ini sangat bermanfaat, dan membantu warga Cianjur yang tidak mampu," tuturnya.
Baca Lainnya :
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
- Polres Cianjur Ringkus Pengedar Obat Terlarang
- Resmi, Forum Komunikasi Komite Sekolah Cianjur Gelar Deklarasi
- Ecky Bersama Tim Relawan Salurkan Bantuan Sembako dan Penyuluhan di Cianjur
- Ini Harapan Pjs Bupati Cianjur, Saat Menghadiri Konfercab HMI ke XIII
Adapun bentuk bantuan yang diberikan
dapat berupa dukungan finansial, bahan makanan, maupun perhatian dalam bentuk kunjungan atau komunikasi yang intens, kepada para Ibu Asuh yang berusia 45 tahun ke atas, hidup dalam kondisi sulit, serta belum menerima bantuan dari pemerintah. Baik mereka yang berstatus janda, maupun yang masih memiliki suami.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari program ini adalah membangun negeri Jawa Barat dengan penuh cinta. Agar para pegawai pemerintah se-provinsi Jawa Barat senantiasa mencintai ibu-ibunya.
"Pegawainya mencintai ibu-ibunya, baik yang ada maupun sudah tiada, yang sudah tiada diganti dengan ibu-ibu yang baru, yang ada juga tidak ada masalah karena semakin menambah keberkahan, dan yakinilah rezeki yang kita keluarkan untuk mereka tidak akan pernah mengurangi rezeki kita," ucap Gubernur.
Gubernur juga menambahkan, yang disebut rezeki itu bukan hanya uang yang didapat, melainkan ketenangan hidup, ketentraman jiwa, kesehatan raga, kesehatan rasa, dan kebahagiaan.
"Bayangkan hari ini, dengan adanya program nyaah ka indung, di Jawa Barat mungkin lebih dari 50.000 ibu tersenyum dengan bahagia," imbuhnya. (dens).











