- Diskumdagin Cianjur Akselerasi UMKM Naik Kelas: Bantuan Alat Usaha 2026 Jadi Katalis Produktivitas
- Bupati Cianjur Kukuhkan H. Denny Saeful Rohman Jadi Ketua BAZNAS Periode 2026-2031
- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
Program Nyaah Ka Indung di Cianjur, Dedi Mulyadi: Membangun Jawa Barat dengan Penuh Cinta

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dalam Kegiatan launching program " Cianjur Nyaah KA Indung, di Taman Pancaniti, Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat, 11 April 2025.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada kegiatan Launching Program “Cianjur Nyaah Ka Indung” (Cianjur Sayang Ibu), bertempat di taman Pancaniti, Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat, 11 April 2025.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, karena dengan adanya program "Nyaah Ka Indung" ini sangat membantu dan bermanfaat, untuk warga Cianjur terutama bagi warga yang tidak mampu.
"Program ini sangat bermanfaat, dan membantu warga Cianjur yang tidak mampu," tuturnya.
Baca Lainnya :
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
- Polres Cianjur Ringkus Pengedar Obat Terlarang
- Resmi, Forum Komunikasi Komite Sekolah Cianjur Gelar Deklarasi
- Ecky Bersama Tim Relawan Salurkan Bantuan Sembako dan Penyuluhan di Cianjur
- Ini Harapan Pjs Bupati Cianjur, Saat Menghadiri Konfercab HMI ke XIII
Adapun bentuk bantuan yang diberikan
dapat berupa dukungan finansial, bahan makanan, maupun perhatian dalam bentuk kunjungan atau komunikasi yang intens, kepada para Ibu Asuh yang berusia 45 tahun ke atas, hidup dalam kondisi sulit, serta belum menerima bantuan dari pemerintah. Baik mereka yang berstatus janda, maupun yang masih memiliki suami.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari program ini adalah membangun negeri Jawa Barat dengan penuh cinta. Agar para pegawai pemerintah se-provinsi Jawa Barat senantiasa mencintai ibu-ibunya.
"Pegawainya mencintai ibu-ibunya, baik yang ada maupun sudah tiada, yang sudah tiada diganti dengan ibu-ibu yang baru, yang ada juga tidak ada masalah karena semakin menambah keberkahan, dan yakinilah rezeki yang kita keluarkan untuk mereka tidak akan pernah mengurangi rezeki kita," ucap Gubernur.
Gubernur juga menambahkan, yang disebut rezeki itu bukan hanya uang yang didapat, melainkan ketenangan hidup, ketentraman jiwa, kesehatan raga, kesehatan rasa, dan kebahagiaan.
"Bayangkan hari ini, dengan adanya program nyaah ka indung, di Jawa Barat mungkin lebih dari 50.000 ibu tersenyum dengan bahagia," imbuhnya. (dens).











