- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
Program Inovatif DLH Cianjur, Warga Bisa Tukar Botol Plastik Bekas dengan Sembako-Tempat Air Minum

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Komarudin.
Pinusnews.id - Sampah plastik yang dianggap tak bernilai kini bisa jadi berkah bagi warga Cianjur. Melalui program inovatif dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, masyarakat bisa menukar botol plastik bekas dengan sembako hingga tumbler atau tempat air minum.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten Cianjur, Komarudin mengatakan, program yang digelar rutin setiap akhir pekan di area Car Free Day (CFD) ini berhasil menggerakkan kesadaran warga untuk memilah sampah dari rumah. Dia menyebut langkah ini sebagai solusi sederhana namun efektif dalam menghadapi lonjakan volume sampah.
“Kami mengangkut sekitar 450 ton sampah per hari ke TPAS. Jumlah itu bisa meningkat saat momen besar. Karena itu, penting untuk mulai memilah sampah dari rumah. Jangan semua dibuang begitu saja,” kata Komarudin kepada wartawan, belum lama berselang.
Baca Lainnya :
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
- Rustiman KPU Cianjur : 99 Persen Masyarakat Tahu 9 Desember Ada Apa?
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
- Ikrar Bersama, Forkopimcam Mande Deklarasi Pilkada Aman Damai
- Kapolda Jabar Bersama Pangdam III/Siliwangi Berkunjung ke Cianjur, Ada Apa?
Komarudin menuturkan, pihaknya membuka booth khusus di CFD yang melayani penukaran botol plastik. Dia mengatakan mekanismenya mudah, 50 botol plastik bisa ditukar dengan sembako seperti minyak goreng atau gula, 150 botol untuk tumbler, dan 250 botol untuk kaos atau handuk.
“Yang paling diminati biasanya sembako dan tumbler,” ujarnya.
Menurutnya, dalam setiap kegiatan rata-rata terkumpul 25 kilogram botol plastik. Sebagian warga bahkan sengaja berburu botol plastik di sekitar rumah demi ditukar saat CFD.
“Beberapa warga rajin mengumpulkan dan menyetorkan ke petugas saat CFD. Itu menunjukkan bahwa kesadaran untuk memilah sampah makin meningkat,” kata Komarudin.
Lebih lanjut, botol-botol plastik yang terkumpul disumbangkan kepada pemulung agar bisa dijual kembali ke pengepul barang bekas.
“Ini bukan cuman soal tukar sampah dengan barang, tapi juga jadi bentuk sedekah berantai. Warga dapat manfaat, pemulung pun ikut terbantu,” tambahnya.
Salah satu warga, Astri Putri (33), mengaku awalnya selalu membuang botol plastik ke tempat sampah. Tapi sejak mengenal program ini, dia justru rajin mengumpulkannya.
"Biasanya kalau bepergian beli air kemasan, dan dulu langsung dibuang. Sekarang saya simpan, kumpulkan, dan ditukar di CFD. Lumayan bisa hemat belanja dapur,” pungkasnya. (dens).











