Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Hentikan Polusi Plastik

06 Jun 2025, 10:19:59 WIB PERISTIWA
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Hentikan Polusi Plastik

Keterangan Gambar : Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Wahyu-Ramzi, bersama warga masyarakat dan para pihak lainnya, melaksnakan pembersihan sampah di sepanjang sungai daerah Irigasi Cihea, Bojongpicung, Cianjur.


Pinusnews.id - Hari ini, kita memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Tahun ini kita dihadapkan pada satu pesan tegas dan mendesak dari komunitas global, yaitu ending plastic pollution atau hentikan polusi plastik. Tema ini dipilih dengan mempertimbangkan dampak signifikan pencemaran plastik pada lingkungan, serta sejalan dengan arahan Bapak Presiden RI untuk mencapai target pengelolaan sampah 50% di 2025 dan 100% di 2029.

Hal tersebut disampaikan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, dan Kadis Lingkungan Hidup Cianjur, Komarudin, dalam amanatnya saat bertindak sebagai Pembina pada kegiatan Apel Hari Lingkungan Hidup Indonesia 2025. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon dan aksi bersih sampah plastik, bertempat di area Sungai Daerah Irigasi Cihea Saluran Induk Cisokan, Kecamatan Bojongpicung, Kamis, 5 Juni 2025.

Bupati Wahyu menambahkan dalam amanatnya, peringatan hari lingkungan hidup menjadi momentum penting membangun kesadaran bersama terhadap lingkungan khususnya dalam penyelesaian persoalan sampah plastik.

Baca Lainnya :

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan aksi nyata mengurangi sampah di sumber dengan DIPILAMPAH (dipilah, dipilih, kelola sampah dari rumah), pengurangan sampah di sumber merupakan langkah strategis untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mari kita ubah sampah menjadi produk yang mempunyai barang ekonomis melalui program bank sampah," tutur Bupati Wahyu.

Dalam rangka memperkuat komitmen upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, Bupati juga menyampaikan pesan untuk memperkuat kebijakan dan etika lingkungan daerah, membangun ekosistem pengelolaan sampah yang partisipatif, menghidupkan semangat gotong royong melalui aksi nyata, mendorong kolaborasi dan inovasi semua pihak, dan menjadikan lingkungan sebagai ukuran kemajuan. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment