- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Peringatan HLUN 2025 Provinsi Jawa Barat: Wujud Nyata Kepedulian dan Kemandirian Lansia

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat menggelar peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat, di UPTD Pusyansos Griya Lansia, Kabupaten Bandung, Kamis (12/6/2025).
Berbeda dari peringatan-peringatan sebelumnya, Kegiatan HLUN 2025 yang di mulai pukul 08.00 WIB ini menekankan pada kegiatan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dan kesejahteraan para lanjut usia.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi hadir sebagai upaya membangun kemandirian, kebahagiaan, dan penghargaan terhadap lansia melalui aksi kolaboratif lintas sektor.
Baca Lainnya :
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
- Rustiman KPU Cianjur : 99 Persen Masyarakat Tahu 9 Desember Ada Apa?
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
Acara dibuka dengan kegiatan simbolis berupa pelepasan benih ikan nila sebanyak 25.000 ekor yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinsos Jabar Noneng Komara Nengsih bersama para lansia atau yang akrab disapa aki dan nini di lingkungan Panti Griya Lansia.
Usai pelepasan benih, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sumbangan buku oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jawa Barat dan penanaman pohon produktif hasil kontribusi Dinas Kehutanan Jawa Barat bersama para lansia.
Kebahagiaan lansia juga diwujudkan melalui dukungan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat yang memberikan 500 cup susu dan telur rebus, serta peresmian bantuan pengecatan tembok dari International Women University (IWU) untuk mempercantik tampilan Griya Lansia.
Setelah itu, acara resmi dibuka melalui laporan Kepala Dinsos dan sambutan dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat Asep Sukmana yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Salah satu momen penting dalam HLUN 2025 ini adalah pengumuman pemenang Lomba Video “Nyaah Ka Indung”, sebuah kompetisi bagi ASN Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang digelar sejak 4 hingga 10 Juni 2025.
Lomba ini mengajak para ASN untuk menunjukkan cinta dan kepedulian terhadap orang tua atau lansia melalui karya video pendek. Para pemenang berkesempatan menerima hadiah langsung dari Gubernur Jawa Barat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan acara hiburan yang disiapkan khusus untuk para aki dan nini, menghadirkan suasana hangat, penuh tawa, dan penuh makna.
HLUN 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat membuktikan bahwa perhatian terhadap lansia tidak berhenti di panggung seremoni. Melalui keterlibatan banyak pihak dari sektor pangan, kehutanan, perpustakaan, hingga lingkungan hidup, kegiatan ini menjadi rangkaian aksi nyata.
Mulai dari pelatihan pengelolaan sampah, literasi melalui perpustakaan keliling, hingga pelibatan lansia dalam budidaya perikanan dan penghijauan.
Peringatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh ASN dan masyarakat Jawa Barat bahwa menyayangi lansia bukan sekadar kewajiban moral, tetapi bagian dari peradaban yang luhur.
Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Dinsos menegaskan, lansia bukan beban, melainkan sumber nilai dan keteladanan yang harus terus dihormati, diberdayakan, dan dibahagiakan. (tim-dens).











