- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
Pemkab Cianjur Janji Jaga Lingkungan di Tengah Polemik Geothermal Gede Pangrango

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menegaskan janji atau komitmennya memprioritaskan kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat, di tengah isu penolakan proyek geothermal di kawasan Gunung Gede Pangrango yang semakin memanas.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, belum menyatakan dukungan atau penolakan secara eksplisit terhadap proyek tersebut. Namun, ia menjamin setiap kebijakan akan berpijak pada prinsip kebaikan bersama.
"Untuk geothermal, kita Pemerintah akan bekerja sebaik-baiknya untuk lingkungan dan juga kebaikan masyarakat," ujar Bupati Wahyu kepada wartawan, Minggu (14/12/2025).
Baca Lainnya :
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
- Duh Kasihan, Pohon Tumbang Hancurkan Rumah Milik IdaÂ
Komitmen ini disampaikan menyusul aksi massa belakangan ini yang menyuarakan penolakan keras terhadap proyek geothermal.
Menurut Bupati Wahyu, pelaksanaan proyek energi berskala besar seperti geothermal akan selalu diselaraskan dengan kebutuhan Cianjur dan berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan.
"Sesuai dengan kebutuhan kita di Kabupaten Cianjur, kita juga peduli lingkungan dan hal-hal yang baik untuk Kabupaten Cianjur. Kita pun melakukan langkah-langkah," tambahnya.
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa keputusan akhir proyek akan melalui kajian mendalam, mempertimbangkan manfaat ekonomi, kebutuhan energi, serta dampak ekologis.
Sebagai catatan, berbagai elemen masyarakat dan aktivis lingkungan telah menggelar aksi unjuk rasa menolak proyek geothermal di Kawasan Gunung Gede-Pangrango, menyoroti potensi kerusakan ekosistem hutan lindung. (dens).











