- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Pemda Cianjur Dukung Presiden Prabowo Subianto Tertibkan Aktivitas Tambang Ilegal

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur dr Mohammad Wahyu Ferdian, saat giat penanganan banjir di wilayah Karangtengah.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Cianjur, dr. M Wahyu Ferdian, menanggapi pencabutan izin tambang yang dinilai merusak ekosistem di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya.
“Tentunya kita sebagai pemerintah daerah sangat mengapresiasi Bapak Presiden dalam menindak tegas dengan mencabut izin tambang yang merusak lingkungan di Raja Ampat,” ujar dr. Wahyu di Cianjur kepada awak media, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
- Rustiman KPU Cianjur : 99 Persen Masyarakat Tahu 9 Desember Ada Apa?
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
- Ikrar Bersama, Forkopimcam Mande Deklarasi Pilkada Aman Damai
Menurutnya, ketegasan pemerintah pusat menjadi cerminan kuatnya komitmen negara dalam menjaga lingkungan hidup sekaligus melindungi hak dan keselamatan masyarakat.
Langkah tersebut, lanjut Wahyu, sejalan dengan semangat pelayanan publik yang telah digaungkan Presiden Prabowo sejak awal masa jabatannya.
“Karena pada dasarnya ini selain pemerintah hadir untuk sama-sama menyelamatkan dan menjaga lingkungan, tetapi ini juga adalah bentuk komitmen pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang disampaikan Bapak Presiden ketika pelantikan Kepala Daerah Februari lalu,” ungkapnya. (tim-dens).











