Pembentukan Koperasi Merah Putih di Cianjur Tersandung Rekam Jejak Pengurus

27 Mei 2025, 07:26:35 WIB PERISTIWA
Pembentukan Koperasi Merah Putih di Cianjur Tersandung Rekam Jejak Pengurus

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Euis Komariah.


Pinusnews.id - Upaya Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,  untuk merampungkan pembentukan Koperasi Merah Putih di 360 desa dan kelurahan menghadapi tantangan serius. 

Hingga Rabu (21/5/2025), baru 175 desa yang menggelar musyawarah desa/kelurahan khusus (musdesus), dan ironisnya, hanya delapan desa yang memenuhi persyaratan lengkap. Kendala utama justru muncul dari rekam jejak calon pengurus.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Euis Jamilah, mengungkapkan bahwa proses ini masih banyak yang belum selesai. 

Baca Lainnya :

"Dari 360 desa dan kelurahan, baru 175 yang sudah melaksanakan musdesus. Dari jumlah yang sudah melaksanakan musdesus, baru 8 desa yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan," jelas Euis Jamilah.

Permasalahan yang ditemukan tim Diskumdagin cukup unik. Setelah musdesus dan pengajuan nama calon pengurus, terungkap bahwa sebagian calon pengurus tersandung masalah riwayat kredit di perbankan atau BI Checking yang bermasalah. 

Tak hanya itu, aturan ketat juga melarang adanya hubungan keluarga dalam kepengurusan koperasi.

"Ini terpaksa harus diulang lagi. Termasuk, kepengurusan itu tidak boleh ada yang kaitan keluarga," terang Euis Jamilah.

Saat ini, tim Diskumdagin Cianjur tengah fokus pada verifikasi dan validasi data hasil musdesus untuk mempercepat proses. Bagi berkas yang dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, Diskumdagin langsung mengurus legalitasnya ke notaris.

Meskipun menghadapi rintangan, Euis Jamilah tetap optimis. Pihaknya telah menggandeng Ikatan Notaris Indonesia (INI) untuk membantu pengurusan legalitas koperasi. 

"Pada prinsipnya, kami bekerja keras agar ini bisa selesai di akhir Juni tahun ini sesuai target," tegas Euis Jamilah.

Ia menambahkan bahwa Diskumdagin telah membagi tim menjadi beberapa bagian diantaranya, pendampingan musdesus, verifikasi dan validasi berkas, serta pengurusan legalitas. 

Koperasi Merah Putih ini rencananya akan diluncurkan pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi. (tim-dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment