- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Pelajar SMA Negeri 1 Sindangbarang Dapat Pemahaman Perencanaan Keluarga Sejak Dini

Keterangan Gambar : Para pelajar SMA Negeri 1 Sindangbarang saat diberikan pemahaman soal perencanaan keluarga sejak dini oleh pihak P5A.
Pinusnews.id - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P5A) Wilayah Sindangbarang bergerak proaktif memberikan bekal penting kepada para siswa dan siswi SMA Negeri 1 Sindangbarang melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang isu kependudukan dan pentingnya perencanaan keluarga sejak dini.
Kepala UPTD P5A Wilayah Sindangbarang, Dedi Sudrajat, melalui Penyuluh Keluarga Berencana (KB) UPTD P5A, Wandi Juwandi, menjelaskan bahwa SSK mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam kurikulum sekolah.
Baca Lainnya :
- Rini Valentina, Penulis Mendunia Berkarya di Masa Pandemi Covid-19
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
- Bos Baik Hati Bangun Masjid untuk Ibadah Karyawannya
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
Langkah strategis ini diharapkan mampu membekali peserta didik dengan wawasan komprehensif mengenai tantangan dan dinamika kependudukan serta urgensi perencanaan keluarga untuk masa depan mereka.
"Tujuan utama dari SSK adalah memberikan pemahaman yang utuh kepada para siswa mengenai berbagai permasalahan kependudukan dan betapa krusialnya perencanaan keluarga di masa mendatang," ungkap Wandi Juwandi pada Kamis (15/5/2025) kemarin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa SSK tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan bangsa.
Wandi Juwandi menambahkan bahwa SSK menjadi wadah efektif untuk menumbuhkan kesadaran akan kondisi kependudukan di lingkungan tempat tinggal siswa. Materi SSK disampaikan baik secara langsung melalui proses pembelajaran di kelas maupun secara tidak langsung melalui berbagai kegiatan sekolah.
"Melalui SSK, kita memupuk sikap bertanggung jawab serta perilaku responsif dan adaptif pada pendidik dan peserta didik terkait dinamika kependudukan. Selain itu, program ini mengembangkan kemampuan siswa dalam mengambil keputusan yang tepat untuk mengatasi masalah kependudukan ketika mereka dewasa kelak," jelasnya.
Kegiatan SSK ini diharapkan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi peningkatan kualitas siswa, terutama dalam pemahaman isu-isu kependudukan. (tim-dens).











