- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
Optimisme Cianjur: Libur Nataru 2025-2026 Momentum Dongkrak PAD Lewat Pariwisata Unggulan

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menunjukkan visi progresif dalam mengelola sektor pariwisata, dengan optimisme tinggi bahwa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan menjadi pendorong utama peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Durasi libur yang panjang sekitar dua pekan, termasuk libur sekolah, dimanfaatkan secara strategis oleh Pemkab untuk menarik gelombang wisatawan baru.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menekankan komitmen penuh pemerintah daerah dalam memaksimalkan momen ini melalui promosi intensif dan city branding yang inovatif.
Kinerja Pemkab Cianjur di bidang pariwisata terlihat dari upaya gencar mempromosikan destinasi unggulan yang beragam, menargetkan warga Jawa Barat yang sudah jenuh dengan spot wisata konvensional.
Baca Lainnya :
- Di Cianjur Pembelajaran Tatap Muka Diundur, Jarak Jauh Diutamakan
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
"Momen libur Nataru ini kami harapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal. Dengan libur sekolah yang cukup panjang, ditambah upaya kami yang terus gencar melakukan promosi, termasuk melalui city branding, kami ingin minimal warga Jawa Barat yang sudah jenuh dengan destinasi wisata yang biasa dikunjungi bisa datang ke Kabupaten Cianjur," ungkap Bupati Ferdian dengan penuh keyakinan.
Strategi ini bukan sekadar retorika, melainkan langkah konkret yang telah membangun citra Cianjur sebagai destinasi segar dan autentik.
Cianjur memang kaya akan potensi wisata yang dikelola dengan baik oleh Pemkab, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan budaya dan sejarah. Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Cibodas menawarkan petualangan alam yang memukau, sementara Situs Megalitikum Gunung Padang memikat pecinta sejarah dengan misteri prasejarahnya.
Tak ketinggalan Kampung Budaya Pandanwangi yang hidupkan tradisi lokal, serta di wilayah selatan seperti Kampung Adat Miduana dan pantai-pantai eksotis yang siap memanjakan pengunjung. Pemkab telah memastikan infrastruktur pendukung dan promosi digital agar destinasi-destinasi ini mudah diakses dan dikenal luas.
Harapan Bupati Ferdian terhadap peningkatan signifikan kunjungan wisatawan selama Nataru bukan tanpa dasar. Kinerja Pemkab yang konsisten dalam promosi diharapkan tidak hanya mendongkrak PAD, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami optimistis dan akan terus melakukan promosi tempat-tempat wisata yang ada di Cianjur agar semakin dikenal luas," tegasnya.
Pendekatan ini mencerminkan kepemimpinan visioner Pemkab Cianjur, yang berhasil mengubah potensi alam dan budaya menjadi sumber pendapatan daerah yang kokoh. (dens).











