- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
Nelayan Pantai Jayanti Cianjur Selatan Desak Pemda Bangun Dermaga Perahu yang Layak

Keterangan Gambar : Tampak keadaan dermaga Pantai Jayanti Cianjur Selatan rawan rusak diterjang ombak.
Pinusnews.id - Para nelayan Pantai Jayanti, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, mendesak pemerintah daerah segera membangun dermaga perahu yang layak.
Mereka mengeluhkan kondisi dermaga yang ada saat ini sudah tak mampu lagi menampung seluruh perahu dan rawan rusak diterjang ombak besar.
Ketua Nelayan Pelabuhan Jayanti, Gunawan, mengungkapkan bahwa pembangunan dermaga baru merupakan kebutuhan mendesak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas melaut para nelayan. Menurutnya, dermaga yang tersedia saat ini berukuran kecil, tidak memadai, dan sangat berisiko saat terjadi gelombang besar atau cuaca buruk.
Baca Lainnya :
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
- Cyrus Network: Hasil Quick Count Sementara BHS-M Unggul Disusul Pilar
- Warga Lima Kecamatan di Cianjur Keluhkan Listrik Mati, Ini Disampaikan PLN
- 4968 TPS Disemprot Cairan Disinfektan
- Cegah Penyebaran Covid-19, Forkopimda Cianjur Penyemprotan Disinfektan Hingga Bagikan Masker
“Dermaga lama terlalu sempit dan tidak aman. Saat pasang dan cuaca ekstrem, banyak perahu yang rusak karena benturan. Saya sendiri mengalami perahu pecah dan karam karena gelombang besar,” ujar Gunawan, Senin 14 Juli 2025.
Ia menjelaskan, ketiadaan dermaga yang memadai menyebabkan perahu sering bertabrakan saat bersandar, terutama saat kondisi laut tidak bersahabat. Hal ini tidak hanya merugikan nelayan secara materiil, tetapi juga memicu ketegangan antar nelayan karena rebutan tempat sandar.
Gunawan menambahkan, jika dermaga baru dibangun, bukan hanya nelayan Jayanti yang akan merasakan manfaatnya, tetapi juga para nelayan dari daerah lain yang kerap berlabuh di kawasan tersebut.
“Pemerintah daerah harus turun tangan. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi membangun dermaga tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh dukungan dan bantuan anggaran dari pemerintah,” katanya.
Ia juga berharap adanya perhatian dan langkah nyata dari Pemkab Cianjur, untuk segera merealisasikan pembangunan dermaga khusus nelayan di Pantai Jayanti, sebagai bentuk dukungan terhadap sektor perikanan lokal dan keselamatan para nelayan. (tim-dens).











