- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- ASN Predator di Cianjur: BKPSDM Siap Pecat dan Potong Gaji, Tak Ada Ampun
- TNI Pacu Pengerjaan Jalan dan Rutilahu di Mekarmukti, Warga Antusias
Menjaga Keseimbangan Pasar: Monitoring Bupati Cianjur Jelang Natal dan Tahun Baru 2026
.jpg)
Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Forkopimda, dan instansi terkait, saat monitoring di Pasar Induk Cianjur, Rabu, 24 Desember 2025.
Pinusnews.id - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, pemerintah daerah sering menghadapi tantangan menjaga ketersediaan dan harga bahan pokok agar tetap stabil. Di Kabupaten Cianjur, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian mengambil langkah proaktif dengan memimpin monitoring langsung di Pasar Induk Cianjur pada Rabu, 24 Desember 2025.
Kegiatan ini melibatkan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam melindungi masyarakat dari fluktuasi harga yang merugikan.
Momentum hari besar keagamaan seperti Natal memang selalu diikuti lonjakan permintaan kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, hingga daging ayam. Tanpa intervensi tepat waktu, hal ini berpotensi memicu inflasi lokal dan membebani daya beli warga, terutama keluarga berpenghasilan rendah.
Baca Lainnya :
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
Bupati Cianjur beserta rombongan turun langsung ke lapangan, berinteraksi dengan pedagang dan pembeli di Pasar Induk Cianjur. Pendekatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya konkret untuk memverifikasi stok barang dan memantau harga secara real-time. Pasar Induk, sebagai pusat distribusi utama di wilayah tersebut, menjadi titik krusial karena menjadi tujuan favorit warga untuk memenuhi kebutuhan harian.
"Kami memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok di Cianjur tetap aman dan harga terkendali. Tidak boleh ada lonjakan harga yang merugikan masyarakat, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. Pasar Induk harus tetap menjadi andalan warga, stabil dan terjangkau," ujar Bupati Cianjur.
Bupati Wahyu juga menegaskan prioritas pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan ekonomi rakyat.
"Melalui monitoring ini, diharapkan pasokan bahan pokok tidak hanya mencukupi, tetapi juga harga tetap sesuai pasar tanpa spekulasi," imbuhnya.
Menurut Bupati Cianjur, stabilitas ini krusial untuk mencegah dampak domino seperti kenaikan transportasi dan logistik yang sering menyertai periode libur panjang, dan pemerintah hadir secara nyata di tengah kehidupan sehari-hari.
Secara lebih luas, inisiatif Bupati Ferdian menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengantisipasi kebutuhan musiman. Dengan kolaborasi Forkopimda dan OPD, Cianjur menunjukkan model pengelolaan pasar yang responsif dan inklusif. (dens).











