Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur Wujudkan Identitas Baru untuk Masjid Jami Nurul Inayah

29 Agu 2024, 06:14:46 WIB Pendidikan
Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur Wujudkan Identitas Baru untuk Masjid Jami Nurul Inayah

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.


Pinusnews.id - Cianjur, 28 Agustus 2024 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhary Cianjur berhasil menyelesaikan program pembuatan plang papan nama untuk Masjid Jami Nurul Inayah di Dusun 4, Desa Palasari, tepatnya di Kampung Lebak Pasar RT 01 RW 05. Program ini menjadi salah satu kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan identitas dan estetika masjid yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Acara peresmian plang papan nama tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk aparatur pemerintahan Desa Palasari, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Inayah, jajaran panitia KKN STAI Al-Azhary 2024, serta warga setempat yang turut memberikan dukungan tenaga dan akomodasi. Kehadiran para tokoh dan masyarakat setempat memperlihatkan antusiasme terhadap program ini yang diharapkan bisa memperkuat jati diri masjid di masa mendatang.

Bapak Uus Husni Hoer, S.Ag, M.Pd., sebagai perwakilan pimpinan kampus STAI Al-Azhary, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN. Beliau juga mengakui bahwa mahasiswa masih membutuhkan pengalaman dan bimbingan untuk terus memperbaiki diri. "Mahasiswa masih perlu banyak belajar, dan program ini merupakan bagian dari proses mereka untuk berkembang," ujarnya.

Baca Lainnya :

Pengurus DKM Nurul Inayah, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh mahasiswa KKN STAI Al-Azhary. Mereka juga mengungkapkan harapan bahwa plang papan nama tersebut akan terus menjadi bagian dari masjid, bahkan setelah pembangunan selesai. "Alhamdulillah, plang papan nama ini akan tetap menjadi bagian dari sejarah masjid ini. Kami tidak akan menghilangkannya meskipun masjid masih dalam proses pembangunan," ujar salah satu perwakilan DKM.

Acara tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, menjadi bukti nyata bahwa kerjasama antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan desa, khususnya di sektor keagamaan. (Sep Supri)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment