Breaking News
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
Libatkan 100 Ahli, Situs Megalitikum Gunung Padang Akan Dipugar Mulai Agustus 2025

Keterangan Gambar : Situs Megalitikum Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Pinusnews.id - Pemerintah akan melakukan penelitian dan pemugaran lanjutan Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat mulai bulan Agustus 2025 ini.
Dalam proses itu, Ketua Tim Peneliti Situs Megalitikum Gunung Padang Ali Akbar mengatakan pemugaran situs Piramida dengan model punden berundak yang usianya diperkirakan lebih tua dari Piramida Giza di Mesir tersebut akan melibatkan 100 orang ahli.
"Rencananya di awal Agustus 2025 dimulai pemugaran dan penelitian lanjutannya," kata dia, Rabu (30/7) seperti dikutip dari detikJabar.
Dia menerangkan ada sembilan peneliti utama dengan bidang keahlian khusus masing-masing mulai dari ahli di bidang arkeologi, geologi, geofisika, stratigrafi, geografi, geodesi, biologi, arsitek, planologi, tradisi lisan, hidrologi, hingga geoteknik.
"Jadi dari sembilan orang tersebut masing-masing membawa anggota dalam timnya yang juga merupakan berstatus ahli," ujar Ali.
Ali menegaskan seluruh ahli yang dilibatkan merupakan peneliti dari dalam negeri. Namun, pihaknya tak menutup kemungkinan apabila ada peneliti asing yang kemudian datang tetapi hanya bisa menyaksikan.
"Tidak ada ahli asing yang dilibatkan. Tapi kalau nanti ada peneliti asing mau turut serta menyaksikan silakan," kata dia.
Selain itu, lanjut Ali, pihaknya juga akan melibatkan warga lokal di sekitaran situs Gunung Padang dalam proses penelitian dan pemugaran.
"Nanti ditambah warga setempat dalam proses pemugaran dan penelitian. Jumlah warga masih kami data," ucapnya.
Sementara itu, Budayawan Cianjur Eko Wiwid menyatakan mendukung riset lanjutan Situs Gunung Padang, tapi harus mengutamakan pendekatan ilmu pengetahuan dan melibatkan seluruh potensi dari lintas disiplin ilmu.
"Saya setuju dan mendukung bentuk upaya riset Situs Gunung Padang, apalagi kalau sampai tuntas. Diharapkan memang melibatkan seluruh potensi dari lintas disiplin ilmu. Karena Situs Gunung Padang dibangun bukan hanya berdasarkan satu bidang ilmu pengetahuan," kata dia.
Menurutnya pelibatan masyarakat sekitar juga penting agar teredukasi dan mengetahui fakta sebenarnya secara ilmiah. (tim dens).
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











