- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
KIP Kembali Lakukan Monev Keterbukaan Informasi Publik untuk Seluruh Badan Publik di Jabar

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 untuk meningkatkan kualitas layanan informasi seluruh badan publik (22/6/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman membuka kegiatan bertema Mengusung Keterbukaan Informasi Publik Menuju Jabar Istimewa.
Baca Lainnya :
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
Herman menegaskan, keterbukaan informasi publik menjadi fondasi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
"Keterbukaan informasi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan," ujar Herman.
Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat Tatang Suryana menandatangani Pakta Komitmen Bersama Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.
Penandatanganan tersebut menjadi wujud komitmen badan publik meningkatkan kualitas pelayanan informasi yang cepat, tepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Komitmen itu juga memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dalam menyediakan informasi yang mudah diakses masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat terus meningkatkan tata kelola layanan informasi.
Langkah tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi publik sekaligus mendukung pemerintahan yang informatif, transparan, dan akuntabel di Jawa Barat. (tim dens).











