- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Kepala Disdikpora Cianjur Akan Menindak Tegas Sekolah yang Melakukan Pungutan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, akan menindak tegas sekolah yang masih melakukan pungutan liar (pungli).
Ruhli Solehudin mengatakan, pungutan yang dimaksud diantaranya, potongan dana Program Indonesia Pintar (PIP), iuran, dan atau infak terhadap pelajar ditingkat SD dan SMP.
"Saya tegaskan sekolah tidak boleh lagi melakukan pungutan atau modus iuran dan atau infak bagi siswa. Kalau itu ditemukan, siap saja sanksi menanti," kata Ruhli Solehudin, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
- Ikrar Bersama, Forkopimcam Mande Deklarasi Pilkada Aman Damai
- Kapolda Jabar Bersama Pangdam III/Siliwangi Berkunjung ke Cianjur, Ada Apa?
- Petugas Perekaman Disdukcapil Cianjur Terjun ke Kecamatan dan Desa
- Inisiator Polsek Campaka, Berbagai Eleman Deklarasi Damai Pilkada 2020
Ruhli Solehudin mengungkapkan, hal tersebut sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Orangtua siswa tidak boleh dibebani, urusan sekolah itukan ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," ujarnya.
Menurut Ruhli Solehudin, Disdikpora Cianjur akan menindak tegas jika ada laporan sekolah yang masih melakukan pungutan. (dens).











