- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
Kepala Disdikpora Cianjur Akan Menindak Tegas Sekolah yang Melakukan Pungutan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, akan menindak tegas sekolah yang masih melakukan pungutan liar (pungli).
Ruhli Solehudin mengatakan, pungutan yang dimaksud diantaranya, potongan dana Program Indonesia Pintar (PIP), iuran, dan atau infak terhadap pelajar ditingkat SD dan SMP.
"Saya tegaskan sekolah tidak boleh lagi melakukan pungutan atau modus iuran dan atau infak bagi siswa. Kalau itu ditemukan, siap saja sanksi menanti," kata Ruhli Solehudin, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
- Ikrar Bersama, Forkopimcam Mande Deklarasi Pilkada Aman Damai
- Kapolda Jabar Bersama Pangdam III/Siliwangi Berkunjung ke Cianjur, Ada Apa?
- Petugas Perekaman Disdukcapil Cianjur Terjun ke Kecamatan dan Desa
- Inisiator Polsek Campaka, Berbagai Eleman Deklarasi Damai Pilkada 2020
Ruhli Solehudin mengungkapkan, hal tersebut sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Orangtua siswa tidak boleh dibebani, urusan sekolah itukan ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," ujarnya.
Menurut Ruhli Solehudin, Disdikpora Cianjur akan menindak tegas jika ada laporan sekolah yang masih melakukan pungutan. (dens).











