- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Kepala Disdikpora Cianjur Akan Menindak Tegas Sekolah yang Melakukan Pungutan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, akan menindak tegas sekolah yang masih melakukan pungutan liar (pungli).
Ruhli Solehudin mengatakan, pungutan yang dimaksud diantaranya, potongan dana Program Indonesia Pintar (PIP), iuran, dan atau infak terhadap pelajar ditingkat SD dan SMP.
"Saya tegaskan sekolah tidak boleh lagi melakukan pungutan atau modus iuran dan atau infak bagi siswa. Kalau itu ditemukan, siap saja sanksi menanti," kata Ruhli Solehudin, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
- Ikrar Bersama, Forkopimcam Mande Deklarasi Pilkada Aman Damai
- Kapolda Jabar Bersama Pangdam III/Siliwangi Berkunjung ke Cianjur, Ada Apa?
- Petugas Perekaman Disdukcapil Cianjur Terjun ke Kecamatan dan Desa
- Inisiator Polsek Campaka, Berbagai Eleman Deklarasi Damai Pilkada 2020
Ruhli Solehudin mengungkapkan, hal tersebut sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Orangtua siswa tidak boleh dibebani, urusan sekolah itukan ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," ujarnya.
Menurut Ruhli Solehudin, Disdikpora Cianjur akan menindak tegas jika ada laporan sekolah yang masih melakukan pungutan. (dens).











