- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur: Sebagian Kasus Kematian Dapat Dicegah dengan Deteksi Dini

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan amanah dari pemerintah untuk mendorong masyarakat melakukan deteksi dini berbagai penyakit dalam peningkatan potensi kesembuhan kasus kematian di Indonesia.
Sebagian kasus kematian yang dapat dicegah dengan deteksi dini, pemerintah telah meluncurkan program CKG, sebagai bentuk apresiasi pemerintah bagi seluruh rakyat Indonesia.
Berkaitan dengan CKG, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan, tujuan utama CKG adalah meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya kesehatan.
Baca Lainnya :
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
- UMK 2021 Tak Naik, Ribuan Buruh di Cianjur Unjuk Rasa
- Sebanyak 7.978 Personel Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Jabar
- Mobil Muatan Ikan Terjun Bebas ke Jurang, Tiga Orang Luka-Luka
"Maka dengan CKG ini kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur, untuk memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis ini," kata Yusman Faisal di Cianjur, Selasa 25 Februari 2025.
Yusman Faisal menambahkan, program CKG dapat diikuti oleh semua warga masyarakat Indonesia yaitu dari sejak bayi lahir hingga sampai lanjut usia.
Misalnya saja skrining bayi baru lahir deteksi terhadap kondisi seperti kekurangan Horman tiroid bawaan, kekurangan enzim pelindung sel darah merah, kekurangan hormon adrenalin bawaan, penyakit jantung bawaan kritis, dan kelainan saluran empedu pertumbuhan (berat badan-tinggi badan).
Kemudian untuk skrining balita dan anak pra sekolah pemeriksaan terhadap pertumbuhan perkembangan serta deteksi dini, antara lain tuberkulosis, talasemia (pemeriksaan darah pada usia 2 tahun saja), gula darah (pemeriksaan darah pada usia 2 tahun saja), telinga, mata, dan gigi.
Adapun deteksi dini untuk tingkatan usia ke atasnya hingga sampai usia lanjut, dapat mengkonfirmasinya kepada petugas di Puskesmas yang menangani program CKG atau deteksi dini tersebut. (dens).











