- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Kasus ISPA di Cidaun Cianjur Selatan Tidak Ada Peningkatan yang Signifikan

Keterangan Gambar : Puskesmas DPT Cidaun, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Kepala Puskesmas DPT Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan menyatakan, ISPA hingga saat ini tidak terjadi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang signifikan di wilayah kerjanya.
Kepala Puskesmas DPT Cidaun, Cianjur Selatan, Eman Sulaeman, mengungkapkan beberapa langkah mitigasi yang telah dan terus dilakukan oleh pihaknya. Salah satunya adalah peningkatan deteksi dini ISPA melalui pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap laporan kasus yang masuk.
"Kasus ISPA di Kecamatan Cidaun tidak terlalu signifikan. Namun, kami tetap memberikan penanganan terbaik kepada setiap pasien yang terjangkit ISPA," ujar Eman pada Selasa 29 April 2025.
Baca Lainnya :
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
Lebih lanjut, Eman mengimbau masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk dan kesulitan bernapas untuk segera mencari pengobatan dan pemeriksaan di Puskesmas agar mendapatkan penanganan yang tepat dari tenaga kesehatan.
Meskipun tidak memberikan rincian data jumlah pasien ISPA yang tercatat di Puskesmas Cidaun, Eman memastikan bahwa seluruh tenaga kesehatan di fasilitas tersebut siap siaga dalam menangani pasien dengan gejala ISPA.
"Gejala ISPA meliputi batuk, pilek, sakit tenggorokan, pusing, dan terkadang disertai demam," pungkasnya.
Dengan langkah deteksi dini dan kesiapan tenaga kesehatan, Puskesmas DPT Cidaun berupaya menjaga agar kasus ISPA tetap terkendali di wilayah Kecamatan Cidaun. (tim-dens).











