- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Kanada Buka Peluang Investasi di Jawa Barat

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Kanada mengungkapkan ketertarikannya untuk berinvestasi di Jawa Barat. Hal ini terungkap saat kunjungan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton ke Gedung Sate yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Rabu (11/3/2026).
Jess Dutton menyebut pihaknya ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi. Selain itu, mereka juga ingin berkolaborasi dengan mitra bantuan pendidikan (Development Assistance Partners) yang berbasis di Jawa Barat.
Ia pun berencana melakukan kuliah umum di Universitas Katolik Parahyangan Bandung.
Baca Lainnya :
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
Menanggapi hal tersebut, Erwan menyebut pihaknya membuka diri untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Kanada.
"Jabar dengan penduduk terbesar di Indonesia selalu membuka diri untuk kerja sama dengan negara sahabat termasuk Kanada," ujarnya.
Erwan melihat banyak potensi kerja sama yang bisa dikembangkan selain investasi dan pendidikan, seperti di sektor teknologi, perdagangan, energi bersih maupun pengembangan sumber daya manusia.
"Kami berharap hubungan yang baik antara Jabar dan Kanada bisa terus ditingkatkan melalui berbagai kolaborasi yang saling menguntungkan," harap Erwan.
Hubungan Jabar dan Kanada sudah terjalin sejak dulu. Contohnya, keterlibatan aktif pengusaha Kanada dalam West Java Investment Summit (WJIS) pada sektor infrastruktur hijau, industri hilir, dan energi terbarukan.
Selain itu, Bandung juga pernah menjadi tuan rumah perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) pada 2024 lalu yang mempertegas posisi Jabar sebagai lokasi strategis bagi diplomasi ekonomi kedua negara.
Adapun, Indonesia dan Kanada memulai hubungan diplomatik sejak adanya penandatanganan persetujuan masing-masing negara untuk membuka perwakilan diplomatik pada 1952.
"Semoga kebersamaan yang terjalin hari ini semakin mempererat hubungan baik antara Jawa Barat dan Kanada," ucap Erwan. (tim dens).











