- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
Kadis DLH Cianjur Komarudin: Di Cibeber Akan Dibangun Tempat Pengolahan Sampah Perpadu

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Komarudin.
Pinusnews.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur akan membangun kembali Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berlokasi di Kecamatan Cibeber.
Rencananya TPST tersebut dibangun di lahan milik pemerintah daerah samping Pasar Cibeber.
“Tahun ini kita programkan pembangunan TPST berkapasitas 10 ton per hari untuk mengurangi pembuangan sampah ke TPA Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulon,” tutur Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Komarudin kepada wartawan di Pemda Cianjur, Jumat 2 Mei 2025.
Baca Lainnya :
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
Menurutnya, keberadaan TPST tersebut nantinya untuk mengakomodir sampah yang berasal dari sejumlah kecamatan di wilayah Cianjur Selatan. Diantaranya, Kecamatan Pagelaran, Sukanagara, Campaka dan Cibeber.
“Anggarannya dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat sebesar Rp3 miliar,” ungkap Komarudin.
Saat ini progresnya sedang dilakukan feasibility study atau studi analisis untuk persiapan lelang.
“Diperkirakan jadwal lelangnya antara bulan Mei sampai Juni 2025, dan pembangunannya dimulai Juli,” imbuh Komarudin.
Keberadaan TPST di Kecamatan Cibeber nantinya untuk mengolah sampah organik dan anorganik.
“Sampah organiknya bisa diolah menjadi pakan maggot dan bahan ekonomis lainnya, sedangkan sampah anorganiknya lebih kepada Refuse derived fuel (RDF) yaitu bahan bakar alternatif,” jelas Kadis DLH Cianjur Komarudin. (dens).











