- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Kadis DLH Cianjur Komarudin: Di Cibeber Akan Dibangun Tempat Pengolahan Sampah Perpadu

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Komarudin.
Pinusnews.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur akan membangun kembali Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berlokasi di Kecamatan Cibeber.
Rencananya TPST tersebut dibangun di lahan milik pemerintah daerah samping Pasar Cibeber.
“Tahun ini kita programkan pembangunan TPST berkapasitas 10 ton per hari untuk mengurangi pembuangan sampah ke TPA Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulon,” tutur Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Komarudin kepada wartawan di Pemda Cianjur, Jumat 2 Mei 2025.
Baca Lainnya :
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
Menurutnya, keberadaan TPST tersebut nantinya untuk mengakomodir sampah yang berasal dari sejumlah kecamatan di wilayah Cianjur Selatan. Diantaranya, Kecamatan Pagelaran, Sukanagara, Campaka dan Cibeber.
“Anggarannya dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat sebesar Rp3 miliar,” ungkap Komarudin.
Saat ini progresnya sedang dilakukan feasibility study atau studi analisis untuk persiapan lelang.
“Diperkirakan jadwal lelangnya antara bulan Mei sampai Juni 2025, dan pembangunannya dimulai Juli,” imbuh Komarudin.
Keberadaan TPST di Kecamatan Cibeber nantinya untuk mengolah sampah organik dan anorganik.
“Sampah organiknya bisa diolah menjadi pakan maggot dan bahan ekonomis lainnya, sedangkan sampah anorganiknya lebih kepada Refuse derived fuel (RDF) yaitu bahan bakar alternatif,” jelas Kadis DLH Cianjur Komarudin. (dens).











