- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
Kadis Dinkes Cianjur Yusman Faisal: Pemeriksaan Klinik Jangan Dipolitisasi

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur tegas membantah tudingan bahwa tindakan penyegelan terhadap Klinik Nova dan Klinik Citra Harapan Bunda (CHB) dilakukan secara selektif dan terkait dengan kontestasi Pilkada.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Yusman Faisal, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap kedua klinik tersebut merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi rutin yang dilakukan terhadap 11 klinik kesehatan.
"Ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan. Bukan hanya Klinik Nova dan CHB yang kami periksa, tetapi ada sebelas klinik," tegas Yusman, Kamis (12/9/2024).
Baca Lainnya :
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Campaka Cianjur Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan
- Luar Biasa! Pjs Bupati Cianjur Lepas Dua Goweser 3000 Km Cianjur-Aceh
- Pandemi Corona, Karyawan Bulog Cianjur Terapkan Prokes 3M
- Kantor Disperkimtan Tutup, Ada Apa?
- Launching Pemimpin Media Online pikirancianjur.com dengan Awak Media.
Hasil dari evaluasi tersebut menunjukkan bahwa dua klinik, yang identitasnya tidak disebutkan, harus ditutup karena tidak memenuhi persyaratan perizinan yang berlaku. Yusman menekankan bahwa tindakan penutupan ini semata-mata bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
"Jika semua klinik yang kami periksa dapat memperbaiki kekurangan dalam perizinannya, tentu kami tidak akan langsung menutupnya," tambah Yusman.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan pengawasan ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada dan tidak boleh dipolitisasi.
"Ini adalah upaya kami untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku," tandasnya.
Sebelumnya, Klinik Nova dan CHB telah menerima surat peringatan dan penyegelan dari Dinas Satpol PP Damkar Kabupaten Cianjur pada tanggal 9 September 2024. Tindakan ini dilakukan berdasarkan usulan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), yang telah melakukan pemeriksaan atas temuan Dinas Kesehatan. (dens).











