Gawat, Puluhan Warga Bojongpicung Diduga Terserang Chikungunya

09 Apr 2025, 07:10:53 WIB Cianjur
Gawat, Puluhan Warga Bojongpicung Diduga Terserang Chikungunya

Keterangan Gambar : Tampak 2 orang warga diduga terserang Chikungunya, di Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojong Picung, Kabupaten Cianjur.


Pinusnews.id - Kurang lebih sebanyak 40 orang warga Kampung Cibiuk RT 02/09, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga terserang virus Chikungunya yang berasal dari sengatan nyamuk Aedes Aegypti. 

Fari Informasi yang dapat dihimpun di lapangan, mulanya ada warga yang terserang virus Chikungunya, di sekujur tubuhnya terasa sakit demam, tulang sendi ngilu hingga kaku tidak bisa berjalan kaki seperti lumpuh, saat itu dikira dirinya sendiri yang terdampak, tapi ternyata banyak pula tetangganya yang mengalami hal sama.

Saat itu pula dirinya bersama korban lainnya ke Puskesmas Bojongpicung, untuk pemeriksaan pengobatan lebih lanjut. Saat itu ahli medis Puskesmas setempat menyatakan bahwa penyakit itu diduga terserang virus Chikungunya.

Baca Lainnya :

Kasi Kesra Desa Sukaratu Aliundin menjelaskan, kejadiannya itu pada Sabtu 05 April 25, dengan jumlah sebanyak 40 orang. Lalu pihaknya bersama Forkompincam Bojongpicung, Kepala Puskesmas, Bidan Desa Sukaratu, langsung turun ke Kampung Cibiuk serta seluruh warga yang terdampak diperiksanya dan diberi pengobatan.

Kepala Puskesmas Bidan Desa dan kepala Desa Sukaratu memeriksa lagi seluruh warga yang terdampak Chikungunya, dan sekaligus mengambil Sempel darah dari beberapa orang penderita Suspek Chikukunya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bojongpicung, yang didampingi Bidan Desa Sukaratu Heni Supenti dan Didah Ilfi Oktora membenarkan, memang benar adanya bahwa warga Desa Sukaratu diduga terdampak Suspek Chikungunya, hal itu diketahui pada Sabtu 05 April 25, juga setelah adanya laporan dari pemerintah Desa Sukaratu, dan banyak warga yang melaporkan ke desa dan ke Puskesmas setempat. Setelah dicek ke lokasi tercatat sebanyak 38 orang yang terdampak, yang hingga dan sekarang jumlahnya bertambah menjadi 40 orang terdampak.

"Benar adanya bahwa sebanyak 40 orang warga Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, diduga terdampak Supek Chikungunya dan telah dilakukan upaya pengontrolan pengobatan, dan dianjurkan untuk membersihkan lingkungan dan di dalam rumah," tuturnya..

Selain itu, pihkanya juga telah mengambil sempel darah dari warga yang terdampak, untuk dilakukan penelitian di laboratorium kesehatan, namun hasilnya masih ditunggu, untuk sementara pihaknya tiap saat terus memeriksa seluruh warga yang terdampak, dan seluruh data sudah disampaikan pada Dinas Kesehatan RSUD Cianjur, dan pada dinas instansi terkait mohon bantuan Poging pengasapan.

"Tiap hari terus dipantau juga diperiksa supaya warga setempat membersihkan lingkungan, dan di dalam rumah masing-masing, seluruh data sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan dan pada RSUD Cianjur, juga memohon supaya dilakukan pengasapan," pungkasnya. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment