- Jumsih Inspektorat Cianjur, Wujud Nyata Aparatur Peduli Lingkungan dan Masyarakat
- BAZNAS Cianjur Hadir untuk Kesehatan: Bantuan Pengobatan bagi 10 ODGJ
- Apresiasi Bupati Cianjur terhadap KPMJB Mesir: Kolaborasi untuk Pendidikan dan Masa Depan Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kader PPKBD, Wujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Cianjur Era Baru
- Respons Cepat Cabang Dinas ESDM Wilayah I Cianjur, Tegakkan Tata Kelola Pertambangan
- BAZNAS Cianjur: Bantu Masa Depan 18 Mahasiswa Raih Bantuan Pendidikan Cianjur Cerdas
- Diskominfo Cianjur Perkuat Industri Tembakau melalui Penerapan GMP
- Dinas Pangan Cianjur Serukan Aksi Stop Boros Pangan
- Disdikpora Cianjur Dukung Sekolah Siaga Kependudukan, Bangun Generasi Muda Sadar Kependudukan
- Bupati Cianjur Turun ke Desa Sindangjaya, Warga Nikmati Layanan dan Bantuan Langsung
Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari

Keterangan Gambar : Epa Fatihah
PinusNews.com Yogyakarta – Jika ada penghargaan untuk anggota keluarga yang paling sukses mencairkan suasana saat liburan, maka tahun ini pialanya hampir dipastikan jatuh kepada Epa Fatihah, si bontot Keluarga Bani Asyari.
Sejak rombongan memulai wisata keluarga di Yogyakarta, Epa seolah memiliki misi khusus: memastikan tidak ada satu pun anggota keluarga yang pulang tanpa tertawa.
Dengan senyum khasnya, kacamata hitam bak artis yang sedang menghindari wartawan, topi biru yang membuatnya semakin percaya diri, serta secangkir kopi di tangan, Epa sukses menjadi pusat perhatian. Beberapa anggota keluarga bahkan berseloroh, "Kayaknya kopi itu bukan isinya kopi, tapi bensin. Habis diminum langsung aktif terus."
Baca Lainnya :
Menurut "pengamatan tidak resmi" keluarga, setiap kali suasana mulai sepi, Epa selalu punya cara menghidupkannya kembali. Entah dengan komentar spontan, tawa yang menular, atau gaya berfotonya yang selalu berhasil membuat semua orang ikut tersenyum.
Seorang anggota keluarga bahkan berkomentar, "Kalau Epa diam lima menit saja, kami mulai curiga. Jangan-jangan lagi merencanakan kejutan berikutnya."
Meski menjadi sumber kehebohan, kehadiran Epa justru menjadi perekat suasana. Tawa yang tercipta bukan sekadar hiburan, melainkan menghangatkan kembali hubungan persaudaraan setelah seluruh keluarga berkumpul untuk merawat silaturahmi yang diwariskan oleh Ayah dan Emak.
Di akhir perjalanan, keluarga Bani Asyari pun sepakat memberikan penghargaan imajiner kepada Epa Fatihah sebagai:
"Duta Keceriaan dan Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari 2026."
Adapun hadiah yang diterima masih dalam tahap pembahasan. Namun, panitia keluarga mengisyaratkan hadiah tersebut kemungkinan berupa... tambahan satu gelas kopi, dengan catatan diminum setelah acara selesai agar tingkat kehebohan tetap dalam batas aman.
"Karena dalam setiap keluarga, selalu ada satu orang yang membuat perjalanan menjadi lebih hidup. Dan di keluarga Bani Asyari, orang itu tampaknya bernama Epa Fatihah. (IF)











