- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
DPPKBP3A Cianjur Catat Adanya Lonjakan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Keterangan Gambar : Foto ilustrasi kekerasan terhadap anak.
Pinusnews.id - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur mencatat lonjakan signifikan kasus kekerasan seksual terhadap anak selama tiga tahun terakhir.
Data menunjukkan tren peningkatan dari 11 kasus pada tahun 2023, menjadi 50 kasus pada 2024, dan hingga Mei 2025 sudah tercatat 17 kasus.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Cianjur, Tenty Maryanthy, mengungkapkan bahwa peningkatan ini mencapai sekitar 350 persen dari 2023 ke 2024, dan tahun 2025 masih menunjukkan kecenderungan meningkat.
Baca Lainnya :
- Inisiator Polsek Campaka, Berbagai Eleman Deklarasi Damai Pilkada 2020
- Rini Valentina, Penulis Mendunia Berkarya di Masa Pandemi Covid-19
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
- Bos Baik Hati Bangun Masjid untuk Ibadah Karyawannya
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
“Ini menjadi perhatian serius kami. Untuk menekan angka kekerasan seksual anak, kami melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi pencegahan kekerasan di sekolah, masyarakat, dan instansi,” katanya kepada awak media belum lama ini.
DPPKBP3A juga menggencarkan kampanye Dare to Speak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar berani melapor kekerasan yang dialami atau disaksikan. Kampanye ini disebarluaskan melalui media sosial dan berbagai kegiatan dinas.
Selain itu, peran Forum Anak Daerah Kabupaten Cianjur sebagai pelopor dan pelapor di lingkungan sekolah dan masyarakat juga terus diperkuat. Semua program ini dilaksanakan dengan sinergi lintas sektor dan peran pentahelix.
“Tanda keberhasilan dari upaya kami adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melapor ke UPTD PPA DPPKBP3A, sebagai representasi pemerintah daerah dalam layanan perlindungan perempuan dan anak,” tambah Tenty. (tim-dens).











