- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
DPPKBP3A Cianjur Berharap Tidak Terkena Efesiensi Anggaran

Keterangan Gambar : Salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh DPPKBP3A Cianjur.
Pinusnews.id - Program-program Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur berpotensi terkena dampak dari efisiensi sehingga harus dihilangkan.
Salah satunya program kegiatan pemenuhan hak anak dan kesetaraan gender yang ditangani bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Tenty Maryanthy mengatakan, kegiatan di pemenuhan hak anak dan kesetaraan gender berupa sosialisasi pemahaman tentang anak dan kesetaraan.
Baca Lainnya :
- Pjs. Bupati Cianjur. Pastikan APD dan SOP untuk Pilkada 9 Desember
- Hasil Survei LSI, Pasangan Herman Suherman - TB Mulyana Berada di Posisi Teratas
- UMK 2021 di Cianjur tak Naik, Ini Penyebabnya
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
"Jadi kegiatannya berupa pembinaan forum anak, pelatihan konvensi hak anak dan lain-lain," kata Tenty, Kamis 6 Maret 2025.
Hingga kini Tenty masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait kelanjutan program tersebut.
Dia berharap, program yang dikelola bidangnya itu tidak terkena efesiensi anggaran mengingat manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
"Mudah-mudahan tidak kena efisiensi mengingat program tersebut sangat penting," pungkasnya. (dens).











