- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
DPPKBP3A Cianjur Berharap Tidak Terkena Efesiensi Anggaran

Keterangan Gambar : Salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh DPPKBP3A Cianjur.
Pinusnews.id - Program-program Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur berpotensi terkena dampak dari efisiensi sehingga harus dihilangkan.
Salah satunya program kegiatan pemenuhan hak anak dan kesetaraan gender yang ditangani bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Tenty Maryanthy mengatakan, kegiatan di pemenuhan hak anak dan kesetaraan gender berupa sosialisasi pemahaman tentang anak dan kesetaraan.
Baca Lainnya :
- Pjs. Bupati Cianjur. Pastikan APD dan SOP untuk Pilkada 9 Desember
- Hasil Survei LSI, Pasangan Herman Suherman - TB Mulyana Berada di Posisi Teratas
- UMK 2021 di Cianjur tak Naik, Ini Penyebabnya
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
"Jadi kegiatannya berupa pembinaan forum anak, pelatihan konvensi hak anak dan lain-lain," kata Tenty, Kamis 6 Maret 2025.
Hingga kini Tenty masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait kelanjutan program tersebut.
Dia berharap, program yang dikelola bidangnya itu tidak terkena efesiensi anggaran mengingat manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
"Mudah-mudahan tidak kena efisiensi mengingat program tersebut sangat penting," pungkasnya. (dens).











