- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Dinas PUTR Cianjur Perkuat Akses dan Dukungan pada Program Konservasi Gunung Gede

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, mendampingi Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, dalam momen peninjauan lapangan.
Pinusnews.id - Upaya pelestarian lingkungan di kawasan Gunung Gede mendapat dorongan nyata melalui kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Baru-baru ini, Polres Cianjur bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur melakukan pengecekan intensif terhadap perbaikan jalan di jalur Pasir Kampung menuju Resto Pintu Langit dan Basecamp Gepangku. Kegiatan ini bukan sekadar inspeksi teknis, melainkan langkah strategis untuk memastikan akses menuju kawasan konservasi aman dan layak dilalui.
Kondisi akses jalan menjadi faktor krusial menjelang pelaksanaan kegiatan konservasi bertajuk “Satu Langkah untuk Alam, Seribu Manfaat untuk Negeri, Polda Jabar dan Bhayangkari Lestarikan Gunung Gede”. Dengan akses yang baik, distribusi personel, peralatan, dan logistik dapat berjalan lancar sehingga rangkaian kegiatan seperti penanaman, pelepasliaran satwa, dan edukasi lingkungan bisa terlaksana optimal. Pemeriksaan bersama antara aparat kepolisian dan Dinas PUTR menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor untuk tujuan lingkungan.
Kapolres Cianjur menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan melampaui fungsi mobilitas semata; ia juga menjadi pilar pendukung program pelestarian lingkungan. “Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian alam. Infrastruktur yang baik akan mendukung mobilitas dan keberlangsungan kegiatan konservasi agar berjalan optimal,” ujarnya. Pernyataan ini menempatkan infrastruktur sebagai bagian integral dari strategi konservasi, bukan sekadar proyek fisik.
Baca Lainnya :
- Pesantren Roboh, Belasan Santri Tertimpa Bangunan
- Mobil Angkutan Umum Tertimpa Pohon, 2 Sopir Dilarikan ke Rumah SakitÂ
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
Peran Dinas PUTR Kabupaten Cianjur menjadi sangat menonjol dalam konteks tersebut. Selain melakukan perbaikan fisik jalan, Dinas bertanggung jawab merencanakan dan melaksanakan pemeliharaan yang mempertimbangkan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan. Keterlibatan aktif Dinas PUTR memastikan bahwa perbaikan jalan tidak mengorbankan kualitas lingkungan sekitar, melainkan mendukung akses yang ramah lingkungan bagi pegiat konservasi dan wisatawan.
Perbaikan jalan yang dilaksanakan di jalur menuju Resto Pintu Langit dan Basecamp Gepangku juga diharapkan memberi dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar. Akses yang lebih baik memudahkan mobilitas warga, memperlancar usaha pariwisata alam, dan membuka peluang partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelestarian. Dengan demikian, intervensi fisik oleh Dinas PUTR berpotensi menciptakan manfaat ganda: mendukung konservasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan lokal.
Kegiatan inspeksi dan perbaikan jalan selaras dengan fokus program pelestarian Gunung Gede yang mencakup penanaman tanaman produktif, pelepasliaran satwa, hingga penanaman bunga Edelweiss. Semua aktivitas itu menuntut logistik dan akses yang andal. Peran Dinas PUTR dalam menyediakan infrastruktur dasar menjadi penopang agar program-program tersebut berjalan berkelanjutan dan berdampak positif pada keseimbangan ekosistem pegunungan.
Selain pekerjaan teknis, kegiatan ini turut menekankan aspek kebersihan dan edukasi publik. Tim melakukan pembersihan sampah, penataan lingkungan, dan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan. Upaya ini memperkuat pesan bahwa konservasi tidak hanya soal aktivitas ilmiah atau penanaman, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat. Dinas PUTR Cianjur berkontribusi pada aspek ini dengan memastikan fasilitas dan akses mendukung praktik kebersihan yang mudah diterapkan.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, menyatakan bahwa langkah ini bagian dari membangun budaya gotong royong dan kolaborasi lintas wilayah. “Kami ingin menciptakan kawasan perbatasan yang bersih, sehat, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun pengguna jalan,” katanya. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Dinas PUTR Cianjur tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada kualitas pengalaman publik di kawasan konservasi.
Eri juga mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat. Dorongan partisipasi publik ini penting agar intervensi infrastruktur yang dilakukan Dinas PUTR Cianjur dirawat dan manfaatnya lestari.
Dengan langkah-langkah koordinatif seperti pengecekan jalan, perbaikan infrastruktur, dan kegiatan kebersihan terpadu, Cianjur bergerak lebih dekat menuju visi lingkungan yang hijau dan lestari. Peran aktif Dinas PUTR Kabupaten Cianjur menjadi contoh bagaimana tata ruang dan pembangunan infrastruktur dapat dikolaborasikan dengan program pelestarian alam demi manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. (dens).











