- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Dampak Tunda Beli Mobil Dinas Baru, Pemda Cianjur Efisiensi Hingga Rp1,5 Miliar

Keterangan Gambar : Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Cianjur, Heri Farid.
Pinusnews.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan efisiensi anggaran diperkirakan mencapai Rp1,5 Miliar dari penundaan pembelian mobil dinas baru.
Kabag Umum Setda Kabupaten Cianjur, Heri Farid menjelaskan, penundaan pengadaan mobil dinas baru dilakukan sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Berdasarkan intruksi dari Gubernur bahwa Kepala Daerah, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD tidak membeli atau pengadaan mobil baru, diperkirakan berdampak efisiensi mencapai Rp1,5 M," tutur Heri, pada Jum'at 7 Maret 2025.
Baca Lainnya :
- 171 Anggota KPPS Tanjungsari Lakukan Rapid Tes
- Pjs. Bupati Cianjur. Pastikan APD dan SOP untuk Pilkada 9 Desember
- Hasil Survei LSI, Pasangan Herman Suherman - TB Mulyana Berada di Posisi Teratas
- UMK 2021 di Cianjur tak Naik, Ini Penyebabnya
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, kata Heri, saat ini memaksimalkan mobil dinas lama.
Kemudian, direncanakan bakal ada penambahan mobil dinas yang berasal dari OPD-OPD lainnya.
"Ada juga tambahan beberapa mobil yang tidak digunakan OPD-OPD, tetapi tentunya yang masih layak, seperti dapat digunakan hingga ke wilayah pelosok," imbuh Heri.
Saat ini untuk mobil-mobil dinas tersebut tengah dilakukan pendataan.
"Kami masih inventarisir, dan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur masih menggunakan satu mobil," pungkasnya. (dens).











