- BAZNAS Cianjur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Dukungan untuk Pendidikan Diniyah
- Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri
- Dari Sampah Menjadi Peluang: DPMPTSP Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular
- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
Cianjur Rembuk Stunting Tahun 2024

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dan Sekda Cianjur Cecep S Alamsyah.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur H. Herman Suherman membuka secara resmi kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2024 dengan tema “Melalui Intervensi Sfesifik dan Sensitif Menuju Generasi Emas Bebas Stunting” di Aula Vedca Cianjur, Selasa (30/7/2024).
Kegiatan rembuk stunting ini dilakukan secara serius oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur, dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan hasil survei Kesehatan Indonesia angka prevalensi stunting di Kabupaten Cianjur tahun 2023, mengalami penurunan menjadi 11,4% dari yang awalnya 13,6% pada tahun 2022.
Baca Lainnya :
- Rapat Paripurna, Jawaban Eksekutif Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Cianjur
- Satreskim Polres Cianjur Tangkap 2 Orang Tersangka Pengoplos Gas Elpiji
- Pemdaprov Jabar Komitmen Kelola Limbah B3 Ramah Lingkungan
- Festival Remaja Saleh Cianjur 2024, Juara 1 Putri dari Kadupandak, Juara 1 Putra dari Leles
- Puluhan Sekdes Solok Sumbar Studi Banding Pengelolaan Sampah ke Desa Sindanglaya Cipanas
Bupati Cianjur, H. Herman Suherman mengatakan, upaya pembinaan dan invertensi gizi yang dilakukan harus simultan dan berkesinambungan.
“Sehingga saya berharap zero new stunting di Kabupaten Cianjur bisa tercapai,” ujarnya.
Herman juga menuturkan, dalam upaya menuntaskan angka stunting ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tapi perlu kolaborasi semua elemen termasuk masyarakat.
“Tentunya kita harus perkuat koordinasi dan sinergi, setiap instansi baik pemerintah daerah, lembaga kesehatan maupun organisasi masyarakat, harus memastikan bahwa program-program yang dijalankan terintegritas dengan baik,” imbuhnya.
Hadir pada acara tersebut, Sekda Cianjur Cecep Alamsyah, Asda I Arief Purnawan, Perangkat Daerah, para Camat dan tamu undangan lainnya. (dens).











