- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Bupati Wahyu Didampingi Kadis PUTR Cianjur Pantau Pemantapan Ruas Jalan di Tanggeung

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian didampingi Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar bersama warga masyarakat, saat berada di ruas jalan Gunung Subang-Pagermaneh, Tanggeung, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, melakukan pemantauan langsung terhadap hasil pekerjaan pemantapan ruas jalan Gunung Subang–Pagermaneuh di Kecamatan Tanggeung, belum lama berselang.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pengawasan dan evaluasi yang bertujuan memastikan program pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana. Kehadiran kepala daerah di lokasi proyek menandakan perhatian serius pemerintah daerah terhadap kualitas pelaksanaan pekerjaan yang dibiayai dari anggaran publik.
Monitoring yang intensif menjadi salah satu upaya untuk menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran. “Monitoring sangat penting dan harus dilakukan demi memastikan setiap anggaran digunakan secara tepat dan bertanggung jawab,” ujar Bupati Wahyu.
Baca Lainnya :
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
- Oknum Catut Nama Bupati Cianjur untuk Menipu Pemilik Pontren
- Anggota DPRD Cianjur Sahli Saidi : Bubarkan Supplier BPNT dan E-warung
Pernyataan Bupati Wahyu itu menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam mengawasi proyek-proyek yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberi sinyal bahwa tidak ada ruang bagi pengerjaan yang asal-asalan.
Di balik keberhasilan proyek ini tampak peran strategis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur yang memimpin perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan. Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, menjelaskan bahwa desain pemantapan jalan disusun berdasarkan spesifikasi teknis yang mempertimbangkan karakteristik medan dan kebutuhan lalu lintas setempat.
Pendekatan teknis semacam ini menunjukkan bahwa kegiatan bukan sekadar pengerasan permukaan, melainkan upaya rekayasa infrastruktur yang terukur dan sesuai fungsi.
Secara teknis, pekerjaan pemantapan dilakukan pada akses sepanjang 986 meter dengan lebar 4 meter. Material pilihan menggunakan beton mutu Fs 35 MPa dengan ketebalan 20 sentimeter. Spesifikasi tersebut mengindikasikan standar konstruksi yang kokoh dan cocok untuk menahan beban kendaraan berat, terutama angkutan hasil pertanian yang dominan melintas di wilayah itu. Keputusan penggunaan material berkualitas menjadi salah satu indikator kinerja tata kelola proyek di Dinas PUTR Cianjur.
Eri menilai konstruksi yang diterapkan dirancang untuk menghadapi tantangan iklim dan beban operasional. “Konstruksi ini diharapkan mampu menahan beban kendaraan angkutan hasil tani dan tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem,” katanya.
Penjelasan Kepala Dinas PUTR Cianjur tersebut memperlihatkan perhatian pada ketahanan jangka panjang, bukan sekadar perbaikan sementara. Fokus pada durabilitas turut mengurangi frekuensi perbaikan dan beban biaya perawatan di masa datang.
Manfaat langsung dari pemantapan jalan terlihat pada kelancaran akses antarwilayah dan kemudahan distribusi hasil pertanian. Eri berharap dengan akses yang lebih lancar, aktivitas ekonomi lokal akan terdorong, sementara warga mendapat pelayanan yang lebih baik.
“Harapannya memudahkan distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi lainnya serta mengurangi biaya perawatan,” ujarnya lagi, menegaskan harapan terhadap dampak sosial-ekonomi proyek.
Pemantauan oleh Bupati dan perencanaan teknis Dinas PUTR Cianjur menjadi kombinasi penting dalam memastikan proyek berjalan optimal. Kinerja Dinas PUTR Cianjur yang fokus pada spesifikasi teknis, ketahanan material, dan kebutuhan lokal menegaskan peran institusi ini dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan.
Jika pendekatan serupa diterapkan secara konsisten, perbaikan jaringan jalan akan berkontribusi nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan produktivitas ekonomi di wilayah Kabupaten Cianjur. (dens).











