Bupati Wahyu dan Kepala Disdikpora Cianjur Revitalisasi Sekolah di Wilayah Rawan Bencana

14 Sep 2025, 09:04:28 WIB Cianjur
Bupati Wahyu dan Kepala Disdikpora Cianjur Revitalisasi Sekolah di Wilayah Rawan Bencana

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian didampingi Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, tengah berkunjung ke SMPN 1 Agrabinta, Cianjur Selatan.


Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus memperkuat kualitas pendidikan dengan merevitalisasi sekolah-sekolah di wilayah rawan bencana. 

Salah satunya di Kecamatan Agrabinta, yang menjadi fokus pembangunan tahun 2025.

Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu Ferdian, turun langsung meninjau ruang kelas, fasilitas belajar, hingga sarana pendukung sekolah yang tengah direnovasi. Ia menegaskan, pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga upaya melindungi keselamatan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.

Baca Lainnya :

“Sekolah di sini banyak yang bangunannya sudah tua dan wilayahnya juga rawan bencana. Karena itu perlu kita revitalisasi agar lebih aman, layak, dan mendukung proses belajar mengajar,” ujar Bupati saat kunjungan di SMPN 1 Agrabinta, Jumat (12/9/2025).

Revitalisasi mencakup perbaikan atap, rangka bangunan, kusen, lantai, hingga pengecatan. Program ini ditargetkan rampung pada akhir November 2025, sehingga bisa segera dimanfaatkan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, Ruhli Solehudin, menambahkan bahwa revitalisasi ini merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 yang bersumber dari APBN.

“Di Agrabinta ada enam sekolah yang mendapat bantuan, tiga di antaranya menjadi prioritas. Untuk SMPN 1 Agrabinta, dialokasikan dana sebesar Rp 1,1 miliar dengan target selesai dalam 120 hari kalender,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Cianjur juga menaruh perhatian pada kesejahteraan tenaga pendidik. Ruhli menyebut, kebutuhan guru kini sudah terpenuhi, dan seluruh tenaga honorer akan diangkat menjadi guru tetap mulai Januari 2026.

“Dengan fasilitas yang lebih baik dan guru yang terjamin statusnya, diharapkan mutu pendidikan di Cianjur, khususnya Agrabinta, bisa semakin meningkat,” pungkasnya. (tim dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment