Bupati Wahyu Buka High Level Meeting TPID dan TP2DD, Stabilitas Harga Percepat Digitalisasi

28 Nov 2025, 07:39:37 WIB Cianjur
Bupati Wahyu Buka High Level Meeting TPID dan TP2DD, Stabilitas Harga Percepat Digitalisasi

Keterangan Gambar : Pembukaan kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Cianjur.


Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, membuka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Cianjur pada Rabu (26/11/2025). Acara ini berlangsung di Ruang Garuda Pendopo Bupati Cianjur dengan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan penting.

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memantapkan strategi pengendalian harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, sekaligus mendorong percepatan serta perluasan digitalisasi di Kabupaten Cianjur. Hal ini dianggap penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebagai narasumber, hadir Bima Putra Bayu Pratama, Analis Kebijakan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan BUMN Kemenko Perekonomian RI; Yon Widiyono, Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat; serta Nuri Rizky A. G., Manajer Fungsi Implementasi Kebijakan SP dari Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Mereka memberikan pemaparan terkait berbagai kebijakan dan strategi yang dapat diadopsi di tingkat daerah.

Baca Lainnya :

Dalam sambutannya, Bupati Wahyu Ferdian menegaskan bahwa peran TPID dan TP2DD bukan hanya sekadar tugas administratif, melainkan bagian dari upaya besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Tugas TPID dan TP2DD bukan hanya tugas administratif, tetapi bagian dari ikhtiar besar kita untuk menyejahterakan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kita wajib pastikan masyarakat Cianjur dapat menyambut akhir tahun dengan harga pangan yang stabil dan keterjangkauan yang terjaga," ujarnya.

Selain menjaga stabilitas harga, Bupati juga menekankan pentingnya penguatan digitalisasi daerah. Dia mendorong sejumlah langkah konkret, meliputi perluasan penerapan transaksi non-tunai dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur; akselerasi transformasi digital bagi UMKM lokal dengan adopsi sistem pembayaran QRIS; pemanfaatan data digital sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based policy); serta peningkatan literasi digital hingga ke tingkat desa.

Bupati berharap Cianjur dapat menjadi daerah yang responsif, adaptif, dan inovatif menghadapi tantangan zaman. 

"Cianjur harus siap menjadi daerah yang responsif, adaptif, dan inovatif," tutupnya optimistis.

Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi antara TPID dan TP2DD semakin kuat untuk menciptakan kondisi ekonomi daerah yang kondusif dan mendukung kemajuan digitalisasi demi kemakmuran masyarakat Cianjur. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment