- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Bupati Cianjur Tolak Parsel Lebaran, Berikan Saja kepada Warga Kurang Mampu

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mewanti-wanti siapapun agar tak memberikan parsel Idulfitri 1446 Hijriah. Wahyu menegaskan dia akan menolak pemberian tersebut apapun bentuk maupun alasannya.
“Saya tidak menerima parsel dari manapun,” tegas Wahyu seusai peresmian sambungan air bersih gratis di Kelurahan Pamoyanan, belum lama ini.
Orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itu pun menyarankan agar parsel diberikan kepada masyarakat di lingkungan sekitar yang membutuhkan.
Baca Lainnya :
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
- Satpol PP Cianjur Amankan Pengedar Miras dan Obat Faftar GÂ
- Kabar Baik, Pjs Bupati Cianjur Usulkan UMK 2021 Naik 6,51 Persen
- Tempat Limbah Mebel di Sukaluyu Musnah Terbakar
- 171 Anggota KPPS Tanjungsari Lakukan Rapid Tes
“Kalaupun ada yang mau memberi, lebih baik untuk masyarakat Kabupaten Cianjur di lingkungan sekitarnya dekat rumah. Terutama bagi yang kurang mampu,” ujarnya.
Opsi lainnya, masyarakat yang berkecukupan secara finansial bisa memberikan tanaman atau pohon keras ke Pemkab Cianjur. Nanti pohon atau tanaman keras itu akan digunakan untuk penghijauan.
“Kalau di lingkungan masyarakatnya sudah mampu, boleh menyumbang pohon keras atau endemik. Nanti kami tanam ke lahan-lahan gundul agar bisa menyerap air,” paparnya.
Disebutkan, imbauan itu juga harus ditaati para pejabat atau ASN di lingkup Pemkab Cianjur. (Deden Sukmayadi).











