- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Bupati Cianjur Pastikan Bangun Jembatan yang Selama 4 Tahun Rusak Terbengkalai
Oleh : dens

Keterangan Gambar : Bupati-Wakil Bupati Cianjur, Wahyu-Ramzi, saat meresmikan pembangunan jembatan Bojong, Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur.
Pinusnews.id - Penantian panjang warga Kecamatan Sukaresmi akhirnya terbayar. Bupati Cianjur M. Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Ramzi Geys Thebe memastikan pembangunan kembali Jembatan Bojong di Kampung Ciwalen Peuntas, Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, yang ambruk akibat banjir bandang sejak akhir 2019.
Jembatan sepanjang 15 meter dan lebar 3 meter ini menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Ciwalen dan Kawungluwuk. Sejak rusak, ribuan warga harus memutar jauh atau menggunakan jalur alternatif yang membahayakan.
Peletakan batu pertama yang dilakukan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati pada Selasa (29/7/2025) disambut antusias oleh warga sekitar. Mereka menyebut baru setelah jembatan itu viral di media sosial, pembangunan benar-benar dipastikan.
Baca Lainnya :
- PLN ULP Tanggeung: Hindari Cuaca Ekstrem dan Jauhi Jaringan Listrik
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
"Lebih dari 4 tahun kami menunggu. Baru sekarang pembangunan jembatan benar-benar dimulai. Mungkin karena sudah viral, jadi akhirnya diperhatikan," ujar warga setempat.
Menanggapi hal itu, Bupati Wahyu menegaskan bahwa keterlambatan pembangunan bukan karena diabaikan, melainkan karena ia baru menjabat.
"Saya baru dilantik sebagai Bupati. Pembangunan ini bukan karena viral, tapi memang sudah menjadi prioritas. Kami komitmen membangun Cianjur secara merata dari utara hingga selatan," tegas Bupati Wahyu.
Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur di Cianjur memang masih banyak yang harus dibenahi, dan semuanya membutuhkan proses serta kesabaran masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Ciwalen, Budiyanto, mengatakan jembatan Bojong bukan hanya akses utama bagi warga dua desa, namun juga dilintasi oleh angkot trayek Cipanas–Nagrak.
"Ke depan, jembatan ini akan kembali dilalui kendaraan roda empat, termasuk angkutan umum. Ini sangat penting bagi mobilitas warga," jelas Budiyanto.
Konsultan pengawasan proyek, Isak Wahyudin, menyebut pembangunan jembatan menggunakan dana APBD Kabupaten Cianjur tahun 2025 dengan nilai proyek yang dikerjakan oleh CV. Anugerah Pakuan Mandiri.
"Proyek ini dirancang memiliki panjang 15 meter dan lebar 5 meter, dengan masa pengerjaan selama 120 hari kalender," ujarnya.
Kini, harapan baru bagi warga Sukaresmi terbuka. Jembatan Bojong bukan sekadar akses fisik, tapi juga simbol konektivitas dan perhatian nyata pemerintah terhadap kebutuhan rakyatnya.











