- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian Hadiri Rapat Konsolidasi dengan Menteri Sosial

Keterangan Gambar : Tampak Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menghadiri rapat konsolidasi dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama para Kepala Daerah lainnya se-Jawa Barat, menghadiri rapat konsolidasi dengan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bertempat di Bogor, Kamis, 13 Maret 2025.
Pada rapat ini dibahas mengenai pendirian Sekolah Rakyat dengan konsep asrama. Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi sarana Pendidikan gratis bagi para siswa, yang berasal dari keluarga miskin dan berdomisili di dekat Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat ini akan menerapkan Pendidikan karakter dan bela negara, kombinasi kurikulum Nasional dan Internasional, dan pendampingan pasca lulus.
Baca Lainnya :
- Kabar Baik, Pjs Bupati Cianjur Usulkan UMK 2021 Naik 6,51 Persen
- Tempat Limbah Mebel di Sukaluyu Musnah Terbakar
- 171 Anggota KPPS Tanjungsari Lakukan Rapid Tes
- Pjs. Bupati Cianjur. Pastikan APD dan SOP untuk Pilkada 9 Desember
- Hasil Survei LSI, Pasangan Herman Suherman - TB Mulyana Berada di Posisi Teratas
Menteri Sosial berharap para Kepala Daerah dapat mengusulkan aset dan tanah, yang akan diusulkan untuk dibangun menjadi Sekolah Rakyat, yang nantinya akan di periksa apakah sesuai kriteria atau tidak.
"Kita akan periksa mana yang memenuhi kriteria, insyaallah, kalau memungkinkan akan dibangun tahun ini," ujar Menteri Sosial.
Menteri Sosial juga menargetkan hingga 200 Sekolah Rakyat yang akan didirikan untuk tahap awal ini, dan khusus di Jawa Barat ditargetkan ada 30 Sekolah Rakyat yang dibangun.
Dalam Kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga menyambut baik program Sekolah Rakyat ini dan menjelaskan bahwa Pemerintah Prov. Jawa Barat, juga akan melaksanakan revolusi pendidikan dan diantaranya adalah dengan merubah jam masuk sekolah lebih pagi.
"Dari budaya nongkrong sampai jam 12 malam menjadi budaya tidur jam 9 malam," tegas Gubernur Jabar. (dens).











