- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Bupati Cianjur, Bagong Mogok, dan Polres, Perbaiki Rutilahu: Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Ketua TP PKK, Bagong Mogok, dan Polres Cianjur, menghadiri penyerahan secara simbolis Rutilahu kepada Ibu Entin, di Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatsn, Minggu, 28 Juni 2026.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Ketua TP PKK Najmah Nurislami, menyerahkan secara simbolis hasil perbaikan rumah kepada warga penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Aula Desa Pananggapan, Kecamatan Cibinong, pada Minggu, 28 Juni 2026.
Penyerahan simbolis tersebut diterima oleh Ibu Entin dari Desa Cisaranten, yang menjadi salah satu penerima manfaat program kolaboratif antara Komunitas Sosial Bagong Mogok (BM), Polres Cianjur, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80, menegaskan keterlibatan aparat keamanan dalam upaya sosial kemasyarakatan.
Program perbaikan Rutilahu ini merupakan contoh nyata sinergi antara organisasi masyarakat, institusi kepolisian, dan pemerintah daerah dalam menangani masalah hunian tidak layak.
Baca Lainnya :
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
Kolaborasi tersebut tidak hanya memperbaiki struktur fisik rumah, tetapi juga memberi harapan baru bagi keluarga penerima. Bagi banyak warga, rumah yang layak berarti lingkungan yang lebih aman, sehat, dan bermartabat—hal yang berdampak langsung pada kualitas hidup sehari-hari.
Selain perbaikan rumah, acara itu menghadirkan sejumlah kegiatan sosial pendukung, seperti penyerahan santunan untuk anak yatim dan lansia serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi Komunitas Bagong Mogok.
Kehadiran layanan kesehatan dan bantuan sosial secara terpadu menunjukkan pendekatan holistik terhadap kesejahteraan masyarakat: memperbaiki tempat tinggal sekaligus memenuhi kebutuhan dasar dan kesehatan penerima manfaat. Langkah-langkah ini memperkuat dampak program sehingga manfaatnya terasa lebih luas dan berkelanjutan.
Bupati Mohammad Wahyu Ferdian memberi apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat dan menekankan pentingnya keberlanjutan serta pemerataan bantuan.
"Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Komunitas Sosial Bagong Mogok dan Polres Cianjur yang telah melaksanakan program perbaikan Rutilahu bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur. Semoga perbaikan rumah ini memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima bantuan," ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam program-program sosial.
Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menguatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kebersamaan dan perhatian terhadap warga yang membutuhkan.
Dengan terus dipeliharanya kolaborasi lintas sektor—antara komunitas, aparat kepolisian, dan pemerintah—program-program seperti Rutilahu diharapkan dapat meluas dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Cianjur secara berkelanjutan. (dens).











