- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- ASN Predator di Cianjur: BKPSDM Siap Pecat dan Potong Gaji, Tak Ada Ampun
- TNI Pacu Pengerjaan Jalan dan Rutilahu di Mekarmukti, Warga Antusias
Beasiswa Cianjur 2025: Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Merata untuk Generasi Emas

Keterangan Gambar : Peluncuran program beasiswa jenjang SD, SMP, kesetaraan tahun 2025, sebagai salah satu program unggulan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.
Pinusnews.id - Pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Di Kabupaten Cianjur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menunjukkan komitmen kuat melalui peluncuran program beasiswa jenjang SD, SMP, dan kesetaraan tahun 2025.
Acara yang digelar di SMP Negeri 1 Cianjur pada Selasa, 30 Desember 2025, ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari program unggulan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian. Dengan menyasar 1.500 siswa dari keluarga tidak mampu, inisiatif ini diharapkan menjadi katalisator perubahan sosial di daerah yang masih berjuang menekan angka kemiskinan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, menjelaskan bahwa program ini dirancang sesuai regulasi dan kemampuan anggaran daerah tahun 2025.
Baca Lainnya :
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
- Cianjur Dapat Penghargaan Program Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba
- Di Cianjur Pembelajaran Tatap Muka Diundur, Jarak Jauh Diutamakan
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
Total penerima mencapai 1.500 siswa, terdiri dari 1.000 siswa SD dan 514 siswa SMP serta kesetaraan. Besaran bantuan disesuaikan dengan skema Program Indonesia Pintar (PIP), yakni Rp400 ribu per tahun untuk SD dan Rp750 ribu untuk SMP, tetapi khusus untuk siswa yang belum menerima PIP.
Data penerima diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) guna memastikan bantuan tepat sasaran. "Ini sifatnya stimulus," tegas Ruhli, menekankan bahwa program ini bukan pengganti tanggung jawab negara, melainkan pendukung agar pendidikan tak terhambat oleh keterbatasan ekonomi.
Lebih dari sekadar bantuan finansial, program ini juga mengakomodasi apresiasi bagi siswa berprestasi. Disdikpora Cianjur memberikan beasiswa kepada anak-anak yang mengharumkan nama Cianjur di bidang akademik, olahraga, seni, dan budaya.
Ruhli berharap inisiatif ini memotivasi siswa untuk terus berprestasi, sekaligus berkontribusi menurunkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kabupaten. Ia bahkan menginstruksikan seluruh eselon di dinas dan kepala satuan pendidikan untuk menjadi "orang tua asuh" bagi siswa penerima, meringankan beban pemerintah.
Sementara, Bupati Cianjur M9hammad Wahyu Ferdian menyatakan bahwa prioritas utama adalah siswa dari keluarga tidak mampu serta yang berprestasi akademik maupun nonakademik.
"Harapannya, beasiswa ini meringankan beban orang tua dan memotivasi anak-anak meningkatkan taraf hidup mereka di jangka panjang," ujarnya.
Penuntasan kemiskinan memang tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Program beasiswa Cianjur 2025 ini menjadi contoh bagaimana kebijakan lokal dapat menjembatani kesenjangan akses pendidikan.
Dengan arahan Bupati untuk terus ditingkatkan, inisiatif ini berpotensi melahirkan generasi emas yang mandiri dan berdaya saing. Di tengah tantangan IPM yang masih perlu ditingkatkan, langkah ini membuktikan bahwa investasi pada pendidikan adalah investasi paling strategis bagi kemajuan daerah. (dens).











