- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
Bagian Kinerja Dinkes Cianjur, Puskesmas Pacet Gelar Lokakarya Mini Tri Wulan I Tahun 2025

Keterangan Gambar : Kegiatan UPTD Puskesmas Pacet menggelar Lokmin, yang merupakan salah satu bagian dari kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Salah satu kinerja Dinkes ( Dinas Kesehatan) Kabupaten Cianjur adalah dimana UPTD Puskesmas Pacet menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulan I tahun 2025, yang dihadiri oleh unsur Forkopimcam dan lintas sektoral lainnya.
Dalam lokmin tersebut dibahas beberapa isu penting terkait kesehatan masyarakat Pacet, antara lain kasus ISPA yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir, Puskesmas Pacet mencatat peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diduga disebabkan oleh cuaca ekstrem.
Kepala UPTD Puskesmas Pacet, Agus Suhendar, mengakui bahwa ada beberapa indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang belum mencapai target di tahun 2024. Salah satu contohnya adalah rendahnya penemuan kasus TB Paru.
Baca Lainnya :
- UMK 2021 di Cianjur tak Naik, Ini Penyebabnya
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
- UMK 2021 Tak Naik, Ribuan Buruh di Cianjur Unjuk Rasa
- Sebanyak 7.978 Personel Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Jabar
"Untuk mengatasi masalah tersebut, Puskesmas Pacet akan menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait TB Paru," kata Agus, Jumat 28 Februari 2025.
Agus mengimbau masyarakat yang mengalami batuk selama tiga bulan atau lebih, terutama jika disertai dahak berdarah, untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas.
Lokmin juga membahas kinerja Puskesmas Pacet yang telah berjalan, seperti program cek kesehatan gratis bagi penderita kolesterol, gula darah, dan lainnya melalui pendaftaran online, serta cakupan kesehatan ibu dan anak yang baik.
"Pada tahun 2024, tidak ada kasus kematian ibu maupun bayi di wilayah Pacet," ujarnya.
Menurut Agus, Puskesmas Pacet juga tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan program MBG
"Pentingnya kolaborasi dan kerjasama dengan lintas sektoral untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Pacet," jelasnya.
Agus berharap, melalui kerjasama yang baik, Puskesmas Pacet dapat mewujudkan Cianjur era baru dengan misinya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (dens).











