- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Akibat Truk Tangki Air Rem Blong, 2 Orang Meninggal Dunia dan 8 Luka-Luka

Keterangan Gambar : Truk tang air rem blong dalam kondisi terpotong-potong di lokasi yang cukup curam.
Pinusnews.id - Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalana Raya Sukabumi, Kampung Pajagan, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Senin (9/6/2025).
Peritiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Lantas Polres Cianjur, Ipda Cakra mengatakan, kecelakaan berawal truk tangki air dari arah Sukabumi melaju jalan menurun panjang dan mengalami rem blong kurang lebih satu kilo meter.
Baca Lainnya :
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
- Rustiman KPU Cianjur : 99 Persen Masyarakat Tahu 9 Desember Ada Apa?
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
- Ikrar Bersama, Forkopimcam Mande Deklarasi Pilkada Aman Damai
"Sebelumnya tangki air terlebih dahulu menabrak dua unit kendaraan di depannya, karena lolos rem mobil tangki terus melaju kurang lebih satu kilo meter dan akhirnya kembali menabrak satu mobil dan dua kendaraan sepeda motor," kata Cakra, Senin (9/6/2025).
Cakra mengatakan, data sementara ada dua orang korban meninggal dunia diantaranya sopir tangki, satu lagi pengendara sepeda motor. Untuk korban luka-luka ada delapan orang," jelasnya. (tim-dens).











