- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
Ada 18 Desa di Jabar Dicanangkan sebagai Desa Ramah Pelayanan Publik

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman.
Pinusnews.id - Sebanyak 18 desa di 18 kabupaten yang ada di Jabar telah dicanangkan sebagai Desa Ramah Pelayanan Publik, Rabu (18/9/2024).
Ke – 18 desa ini dipilih sebagai percontohan dalam memberikan pelayanan publik yang baik dan efisien kepada masyarakat.
Diharapkan desa ramah pelayanan publik mampu memainkan perannya sebagai pionir dalam pelayanan publik yang inovatif, mendukung tujuan besar Jawa Barat sebagai provinsi terdepan di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
- Jenazah PMI Asal Cianjur Selatan, Tiba Di Rumah Duka
- IPAL Rusak, Warga Dua Kampung di Cibeber Cianjur Keluhkan Bau Menyengat
- Aslinya, Cianjur Rawan Bencana, Karena Daerahnya Perbukitan
- Akses Jalan Sempat Tertutup, Bencana Longsor di Tanggeung Cianjur
Pencanangan dilakukan dalam sebuah Deklarasi Desa Ramah Pelayanan Publik dan Festival Pelayanan Publik di Lapangan Anker, Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Rabu (18/9/2024).
Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menekankan desa menjadi fondasi utama pembangunan provinsi.
"Desa kuat pasti kecamatan kuat, kecamatan kuat pasti kabupaten kuat. Kabupaten kuat pasti Jabar kuat. Hidup desa!" seru Herman Suryatman diikuti sorak sorai hadirin.
Menurutnya, untuk mencapai Jawa Barat maju, kolaborasi dan gotong royong antara Pemdaprov dengan pemda kabupaten harus terus diperkuat.
Inisiatif harus dimulai dari desa karena kemajuan provinsi tidak akan berarti tanpa dukungan kuat dari desa-desa di dalamnya.
"Jabar hebat harus dimulai dari desa, karena Jabar adalah agregat. Sehebat apapun kami di provinsi, tanpa kecamatan dan desa, tidak ada artinya," kata Herman.
Herman mengingatkan tiga tugas utama pemerintahan yaitu pembangunan, pemberdayaan, dan pelayanan.
"Apakah rakyat sudah sejahtera, mandiri, dan mendapatkan keadilan? Tiga hal ini menjadi ukuran keberhasilan pemerintahan," katanya.
Herman mengajak seluruh elemen di desa bekerja sama meningkatkan kinerja, guna mencapai target RPJPD Jabar 2025, yakni Jawa Barat menjadi provinsi termaju di Indonesia.
Satu hal yang perlu ditangkal segera adalah stunting, yang mana prevalensi stunting Jabar di angka 21,7 persen atau masih di atas rata-rata nasional 21,5 persen.
"Kita harus tafakur dan meningkatkan kinerja, karena waktu kita tinggal 1 tahun 4 bulan lagi untuk mencapai target provinsi termaju 2025," tutupnya.
Daftar Desa Ramah Pelayanan Publik:
1. Desa Neglasari (Kab Bandung)
2. Desa Banyuresmi (Kab Bogor)
3. Desa Purabaya (Kab Cianjur)
4. Desa Japura Kidul (Kab Cirebon)
5. Desa Pasanggrahan (Kab Garut)
6. Desa Kedokanbunder Wetan (Kab Indramayu)
7. Desa Baturaden (Kab Karawang)
8. Desa Padahurip (Kab Kuningan)
9. Desa Nunuk Baru (Kab Majalengka)
10. Desa Malangnengah (Kab Purwakarta)
11. Desa Langensari (Kab. Subang)
12. Desa Nagrakjaya (Kab. Sukabumi)
13. Desa Campaksari (Kab Tasikmalaya)
14. Desa Buninagara (Kab Bandung Barat)
15. Desa Sukamukti (Kab Bekasi)
16. Desa Cikaso (Kab Ciamis)
17. Desa Cibenda (Kab Pangandaran)
18. Desa Sukamukti (Kab Sumedang). (tim-dens).











