Yusman Faisal: Terjadi Tujuh Kasus Keracunan Makanan Selama Januari-Oktober 2024

11 Okt 2024, 06:10:48 WIB PERISTIWA
Yusman Faisal: Terjadi Tujuh Kasus Keracunan Makanan Selama Januari-Oktober 2024

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal.


Pinusnews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur mencatat tujuh kasus keracunan makanan selama periode Januari-Oktober 2024 dengan korban meninggal dunia satu orang.

Penyebab keracunan rata-rata karena bakteri Escherichia Coli (E.coli) dari makanan yang tidak higienis.

“Rata-rata di momen yang banyak massanya. Penyebab, kalau pemicu keracunan masih dari makanan, mungkin dari cara pengolahan, kebersihan, atau higienis dan sanitasi lingkungan yang kurang bersih. Juga distribusi makanan yang terlalu lama, kan tidak boleh kurang dari empat jam, harusnya setelah dimasak,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal kepada wartawan, di Bale Prayoga Pemda Cianjur, Kamis 10 Oktober 2024.

Baca Lainnya :

“Biasanya E.coli itu pencemaran air, kemudian dari makann yang membusuk juga E.coli-nya besar,” kata Yusman.

Yusman menegaskan, pihaknya sejak Juni sudah membuat surat edaran terkait kewaspadaan dini terhadap keracunan makanan.

“Kita sudah membuat surat edaran lagi lebih detail tentang integrasi pelayanan. Artinya, kolaborasi baik itu di lintas program maupun lintas sektor untuk lebih dalam hal pengawasan terhadap kejadian-kejadian serupa yang mungkin akan terjadi di masa yang akan datang,” jelasnya.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur terkait keracunan pangan periode Januari-Oktober 2024:

1. Wilayah kerja Puskesmas Cibaregbeg pada 22 Januari 2024 dengan jumlah penderita sebanyak 58 orang, rawat jalan 46 orang, di rawat di Puskesmas sebanyak 12 orang, di rujuk 2 orang, meninggal 0.

2. Wilayah kerja Puskesmas Kalapanunggal pada 18 April 2024 dengan jumlah penderita 53 orang, rawat jalan 34 orang, di rawat di Puskesmas 19 orang, rujuk 0, meninggal 0 orang.

3. Wilayah kerja Puskesmas Cijati pada 21 April 2024, jumlah penderita 65 orang, rawat jalan 9 orang, di rawat di Puskesmas 56 orang, rujuk 0, meninggal 1 orang.

4. Wilayah kerja Puskesmas Gekbrong pada 30 Mei 2024 dengan jumlah penderita 29 orang, rawat jalan 25 orang, rawat inap 4 orang, meninggal 0.

5. Wilayah kerja Puskesmas Sukaluyu, pada 30 September 2024 dengan jumlah penderita sebanyak 78 orang.

6. Wilayah kerja Puskesmas Cidaun pada 3 Oktober dengan jumlah penderita sebanyak 14 orang.

7. Wilayah kerja Puskesmas Ciranjang pada 6 Oktober dengan jumlah penderita sebanyak 77 orang. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment