- BAZNAS Cianjur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Dukungan untuk Pendidikan Diniyah
- Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri
- Dari Sampah Menjadi Peluang: DPMPTSP Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular
- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
Y.B Mangunwijaya Tokoh Penulis Indonesia

Keterangan Gambar : Salah satu karya tulisan J.B. Mangunwijaya.
pinusnews.id Cianjur- Beliau lahir pada 6 Mei 1929 di Ambararawa, Jawa Tengah. Dan tamat belajar di Institut Filsafat dan Theologi 'Sancti Pauli' Yogyakarta pada tahun 1959. Kemudian beliau menerima Diploma-Ingenieur dari Sekolah Teknik Rhein-Westfalen, Aachen, Jerman tahun 1966. Disamping itu, tokoh penulis ini juga pernah mengikuti Fellowship Aspen Institut for Humanistic Studies di Aspen, Corolado, Amerika Syarikat.
Adapun hasil karya beliau ialah Romo Raherdi, Burung-burung Manyar, Roro Mendut, Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa, Balada Becak, Cenduk Duku, Lusi Lindri, dan Burung-burung Rantau. Selain itu kumpulan eseinya ialah Patung-patung Roro Mendut, Di Bawah Bayang-bayang Adikuasa, Menumbuhkan Sikap Religius Anak, Putri Duyung yang Mendamba, Renungan Filsafat Hidup Manusia Modern, dan Esei-esei Orang Republik. Bukunya yang lain ialah Pasal Penghantar Fisikal Bangunan, Wasrucitra, Estetika Arsitektural dan Teknologi dan Dampak Kebudayaan I dan II, selaku editor pada tahun 1983 hingga tahun 1985.
Novelnya yang paling banyak mendapat perhatian ialah Burung-burung Manyar. Novel ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang, Arasi no Naka no Manyar pada tahun 1987, bahasa Belanda, Het Boek van de Weverogel tahun 1987, dan bahasa Inggris, The Weaverbirds pada tahun 1991.
Baca Lainnya :
- Presiden Joko Widodo Bertandang ke Istana Laeken, Brussels
- Kepala BNPB : 8 Korban Belum Ditemukan, Kondisi Logistik Menipis
- Kadis Perkim Cianjur Terima Kunjungan Komisi C DPRD
- Kadiskoperindagin Dampingi Bupati Survei Harga Komoditas di Pasar
- Babinsa Masuk Dapur Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Y.B Mangunwijaya menerima beberapa anugerah. Diantaranya hadiah hiburan Sayembara Kincir Emas Radio Nederland Wereldomroep pada tahun 1975 melalui cerpennya 'Kapten Tahir.' Hadiah Sastra Dewan Kesenian Jakarta tahun 1982 melalui kumpulan eseinya, Sastra dan Religiositas dan novelnya, Burung-burung Manyar pada tahun 1981 pun memenangi Hadiah Sastra ASEAN pada tahun 1983. (Habidah Hj Nordin-Sejaran dan Peristiwa).











