- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
Warga Minta Segera Perbaiki Jalan Kabupaten yang Rusak Parah di Cibinong Cianjur Selatan

Keterangan Gambar : Tampak jalan kabupaten yang rusak parah di Cibinong Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Jalan Kabupaten di Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, kini bak medan perjuangan hidup bagi warga dan anak-anak sekolah.
Setiap pagi, di tengah lumpur dan licinnya permukaan jalan yang rusak parah, bocah-bocah berseragam pramuka harus menapaki jalan rusak demi menggapai ilmu.
Kondisi ini bukan sekadar menyulitkan, tapi telah berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan.
Baca Lainnya :
- 4968 TPS Disemprot Cairan Disinfektan
- Cegah Penyebaran Covid-19, Forkopimda Cianjur Penyemprotan Disinfektan Hingga Bagikan Masker
- Tingkatkan Nilai Profesional, PWI Cianjur Gelar UKW 2020,Â
- Kerugian Rp10 Juta, Warung di Sidangbarang Cianjur Diamuk Api
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
Teti (42) seorang guru sekaligus warga setempat, menyuarakan keprihatinannya yang mendalam.
"Saya miris melihat anak-anak kami berjuang di tengah jalan berlumpur dan licin. Mereka harus ekstra hati-hati setiap kali berangkat sekolah," ujarnya dengan nada emosional, Selasa (1/7/2025).
Jalan yang dimaksud berada di kawasan Joblagan, Kampung Kedung Cisengkol, merupakan akses utama warga menuju sekolah, pasar, hingga pusat layanan kesehatan. Setiap hari, warga mempertaruhkan keselamatan melintasinya.
“Bukan hanya anak sekolah, warga yang naik motor sering jatuh, dan mobil pengangkut hasil bumi pun kerap terjebak lumpur,” tambah Teti.
Kondisi memprihatinkan ini sudah berlangsung lama. Namun sayangnya, belum ada langkah konkret dari pemerintah setempat. Padahal, jalan tersebut vital untuk mendukung mobilitas dan roda ekonomi warga.
Mandang (26) dan Sandi Rustawan (28), dua warga yang juga aktif menyuarakan aspirasi masyarakat, berharap suara mereka tidak lagi diabaikan.
“Kami mohon dengan sangat, kepada Pak Bupati bahkan Pak Gubernur, tolong dengarkan jeritan kami. Jalan ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal keberlangsungan hidup,” tegas mereka.
Menanggapi hal tersebut, Camat Cibinong Offan menyampaikan bahwa jalan rusak di Desa Panyindangan, sudah masuk dalam daftar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dan dijadwalkan akan dibangun tahun depan. (tim-dens).











