- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Warga Minta Segera Perbaiki Jalan Kabupaten yang Rusak Parah di Cibinong Cianjur Selatan

Keterangan Gambar : Tampak jalan kabupaten yang rusak parah di Cibinong Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Jalan Kabupaten di Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, kini bak medan perjuangan hidup bagi warga dan anak-anak sekolah.
Setiap pagi, di tengah lumpur dan licinnya permukaan jalan yang rusak parah, bocah-bocah berseragam pramuka harus menapaki jalan rusak demi menggapai ilmu.
Kondisi ini bukan sekadar menyulitkan, tapi telah berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan.
Baca Lainnya :
- 4968 TPS Disemprot Cairan Disinfektan
- Cegah Penyebaran Covid-19, Forkopimda Cianjur Penyemprotan Disinfektan Hingga Bagikan Masker
- Tingkatkan Nilai Profesional, PWI Cianjur Gelar UKW 2020,Â
- Kerugian Rp10 Juta, Warung di Sidangbarang Cianjur Diamuk Api
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
Teti (42) seorang guru sekaligus warga setempat, menyuarakan keprihatinannya yang mendalam.
"Saya miris melihat anak-anak kami berjuang di tengah jalan berlumpur dan licin. Mereka harus ekstra hati-hati setiap kali berangkat sekolah," ujarnya dengan nada emosional, Selasa (1/7/2025).
Jalan yang dimaksud berada di kawasan Joblagan, Kampung Kedung Cisengkol, merupakan akses utama warga menuju sekolah, pasar, hingga pusat layanan kesehatan. Setiap hari, warga mempertaruhkan keselamatan melintasinya.
“Bukan hanya anak sekolah, warga yang naik motor sering jatuh, dan mobil pengangkut hasil bumi pun kerap terjebak lumpur,” tambah Teti.
Kondisi memprihatinkan ini sudah berlangsung lama. Namun sayangnya, belum ada langkah konkret dari pemerintah setempat. Padahal, jalan tersebut vital untuk mendukung mobilitas dan roda ekonomi warga.
Mandang (26) dan Sandi Rustawan (28), dua warga yang juga aktif menyuarakan aspirasi masyarakat, berharap suara mereka tidak lagi diabaikan.
“Kami mohon dengan sangat, kepada Pak Bupati bahkan Pak Gubernur, tolong dengarkan jeritan kami. Jalan ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal keberlangsungan hidup,” tegas mereka.
Menanggapi hal tersebut, Camat Cibinong Offan menyampaikan bahwa jalan rusak di Desa Panyindangan, sudah masuk dalam daftar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dan dijadwalkan akan dibangun tahun depan. (tim-dens).











